Powered By Blogger

Sabtu, 17 Januari 2026

Dari Tasawuf ke Masa Depan: Transformasi Pesantren Idrisiyah Dimulai, Dandim 0612 Tasikmalaya Hadir Mengawal Arah Perubahan

Momen Kebersamaan Tamu Undangan
Di
Ponpes Idrisiyyah 

Tasikmalaya — Pagi di Komplek Pesantren Idrisiyah, Cisayong, Sabtu 17 Januari 2026, tidak hanya dipenuhi lantunan ayat suci dan barisan tamu undangan. Ada satu hal yang terasa lebih kuat: tekad untuk berubah. Dari ruang pesantren yang sarat tradisi, sebuah langkah besar dideklarasikan melalui Kick Off Transformasi Pesantren Idrisiyah dengan tema “Bertasawuf, Maju, Unggul, dan Mendunia.”

Sekitar seribuan lebih hadirin menjadi saksi, bahwa pesantren bukan sekadar penjaga nilai lama, tetapi juga penentu arah masa depan. Di antara jajaran pejabat pusat dan daerah yang hadir, tampak Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., yang baru menjabat, mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kehadirannya menegaskan bahwa transformasi pendidikan dan pembinaan karakter bangsa adalah kerja bersama, termasuk unsur TNI yang selama ini dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.

Rangkaian acara berjalan khidmat namun progresif. Dimulai dari lagu kebangsaan, pembacaan Al-Qur’an, hingga penayangan video transformasi yang menggambarkan perjalanan panjang Idrisiyah menuju wajah pendidikan yang lebih adaptif. Dalam sambutannya, pimpinan pesantren menegaskan bahwa menjadi manusia beruntung berarti berani berubah, dan perubahan itu harus bermuara pada lahirnya generasi yang cerdas akal, bersih hati, serta kokoh akhlaknya. Nilai **5T Tekun, Terampil, Toleran, Teladan, dan Takwa** ditegaskan sebagai fondasi karakter santri Idrisiyah.

Dialog lintas ruang pun terjadi melalui komunikasi virtual bersama alumni, mempertemukan masa lalu, masa kini, dan masa depan Idrisiyah dalam satu tarikan napas. Penandatanganan kerja sama dengan mitra pesantren serta apresiasi umroh bagi pendidik berprestasi menjadi simbol bahwa transformasi tidak berhenti di wacana, tetapi bergerak dalam aksi nyata.

Bupati Tasikmalaya, perwakilan Kementerian Agama RI, hingga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan pesan yang senada: pesantren adalah kekuatan strategis daerah dan bangsa. Pendidikan berbasis tasawuf yang dipadukan dengan kemajuan zaman diyakini mampu melahirkan generasi unggul yang tetap berpijak pada nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian Transformasi Pesantren Idrisiyah oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, disusul kultum dan doa oleh Pimpinan Umum Pesantren Idrisiyah. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik mula perjalanan panjang menuju pesantren yang berkiprah di tingkat nasional hingga global.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dari Cisayong, Pesantren Idrisiyah mengirim pesan sederhana namun tegas: tasawuf tidak menghambat kemajuan, justru menjadi kompasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya Hadiri Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Keteladanan Akhlak Mulia di Lingkungan Kodim

Keluarga Besar Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya   Tasikmalaya – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. 1447 Hijriah / 20...