Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Kebijakan dan Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebijakan dan Program. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juni 2025

Bukan Sekadar Seragam: Ketika Semangat Bela Negara Ditanamkan dari Aula Kecil di Cihideung

Pembukaan Pendidikan Bela Negara
Sambutan Kaban Kesbangpol
Drs. Ade Hendar, MM


Kota Tasikmalaya, Rabu 19 Juni 2025 – Di tengah tantangan kebangsaan yang makin kompleks, kesadaran akan pentingnya bela negara tak lagi bisa hanya dibebankan kepada militer. Hal inilah yang menjadi dasar digelarnya Pembukaan Pendidikan Bela Negara bagi Masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, dengan tema “Peran serta masyarakat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Kegiatan yang digagas oleh Kesbangpol Kota Tasikmalaya dan dipimpin langsung oleh Kaban Kesbangpol, Drs. Ade Hendar, MM, ini diikuti oleh sekitar 75 peserta dari unsur Linmas. Hadir pula dalam pembukaan tersebut Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., Danramil 1201/Tawang Kapten Inf Abdul Saleh, dan sejumlah tokoh pemerintahan tingkat kota dan kecamatan.

Dalam sambutannya, Drs. Ade Hendar menekankan bahwa bela negara bukan hanya urusan TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab setiap warga negara. Pendidikan bela negara ini bertujuan membentuk karakter masyarakat yang tangguh, berjiwa patriotik, dan sadar akan nilai-nilai Pancasila. Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan ini akan dilaksanakan secara maraton di sepuluh kecamatan untuk menyebarluaskan semangat kebangsaan sekaligus menangkal ancaman ideologis seperti radikalisme, intoleransi, dan hoaks.

Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya, dalam sambutan sekaligus pernyataan pembukaan resmi kegiatan, menegaskan peran Linmas sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa dan kelurahan. “Linmas adalah mata dan telinga negara di tengah masyarakat. Tugas kalian bukan sekadar hadir, tapi menjadi teladan dan penjaga harmoni sosial,” tegasnya.

Letkol Arm Yan Octa Rombenanta juga menambahkan bahwa pelatihan bela negara bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan integritas nasional di akar rumput. “Mari kita bangun negeri ini dari ruang-ruang kecil, dari tindakan-tindakan sederhana, namun bermakna bagi keutuhan bangsa,” ujarnya, sebelum menutup sambutan dengan pernyataan resmi pembukaan acara.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Dandim dan Kaban Kesbangpol, serta penyampaian materi bela negara oleh Danramil 1201/Tawang Kapten Inf Abdul Saleh, yang memberikan pembekalan tentang disiplin, tanggung jawab, serta peran Linmas dalam sistem pertahanan semesta.

Meski digelar hanya dalam waktu singkat, kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh semangat. Di luar seremoni, yang tertinggal adalah komitmen bersama bahwa membela negara bisa dimulai dari lingkungan sendiri, dari menjaga tetangga, hingga memfilter informasi yang masuk ke rumah-rumah kita.


Cikapinis Tak Lagi Sama: Saat TNI dan Rakyat Bahu-Membahu Menyulam Harapan

Karya Bhakti Membangun Desa Bersama TNI
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, S.P., M.I.P.


Karangnunggal, 18 Juni 2025 Ketika jalan-jalan desa tak lagi berdebu, rumah-rumah rapuh berdiri kembali dengan kokoh, dan Posyandu menjadi titik temu harapan baru, di sanalah jejak karya TNI dan rakyat tertinggal. Komando Distrik Militer (Kodim) 0612/Tasikmalaya resmi menutup Program Karya Bhakti Membangun Desa Bersama TNI Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Desa Cikapinis, Kecamatan Karangnunggal.

Bukan sekadar acara penutupan. Ini adalah titik hening untuk mengingat bahwa dalam satu bulan terakhir, masyarakat dan prajurit telah bekerja dengan tangan yang sama membangun, merawat, dan menyatu.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., yang dalam sambutannya menggarisbawahi bahwa karya bhakti ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan jiwa kebersamaan.

“Apa yang kita bangun bersama di Cikapinis bukan hanya jalan, rumah, atau posyandu. Tapi juga rasa percaya, kepedulian, dan kebanggaan atas gotong royong. Saya titip, rawatlah hasil kerja kita bersama ini,” ujar Letkol Arm Yan Octa penuh harap.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh lintas sektor: Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, S.P., M.I.P., jajaran Forkopimda, Danramil se-jajaran Kodim 0612/Tsm, Pgs. Danramil 1215/Karangnunggal Mayor Caj Wawan, dan unsur Persit, serta tokoh masyarakat, adat, pemuda, hingga perwakilan Bank Indonesia dan Kejaksaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tasikmalaya memberikan apresiasi mendalam.

“Program ini tak hanya membangun desa, tetapi menggerakkan semangat kolektif. Gotong royong selama satu bulan telah menunjukkan bahwa kesejahteraan bisa dicapai bersama jika kita mau bersinergi,” tuturnya.


Pembangunan yang Bernapas

Hasil karya bhakti tahun ini bukan sekadar statistik. Ada pengaspalan jalan desa sepanjang 3 km, rehab 9 rumah tidak layak huni, dan perbaikan dua Posyandu. Di balik data itu ada cerita: tentang warga yang kini bisa membawa hasil panen tanpa harus terantuk lubang jalan, tentang anak-anak yang bisa ditimbang di Posyandu yang layak, dan tentang rumah yang kini kembali pantas disebut “tempat pulang.”

Tak hanya fisik, program ini juga menyentuh hati. Penyuluhan kebangsaan, bela negara, dan kesehatan jadi bagian dari edukasi sosial yang menyertai pembangunan.

Kepala Desa Cikapinis bersama para tokoh adat dan warga menyampaikan rasa terima kasih yang dalam. Suara mereka satu: “Terima kasih TNI dan semua pihak, karena kami tak lagi merasa sendiri membangun desa ini.”


Jejak Yang Tak Mudah Luntur

Ketika kegiatan resmi ditutup, yang tersisa bukan hanya foto dokumentasi. Tapi semangat. Kebersamaan yang mengakar. Kodim 0612/Tasikmalaya telah menanam benih nilai tentang membangun bukan untuk dilihat, tapi untuk dirasakan.

Karena desa yang tangguh bukan dibentuk dari anggaran semata, tapi dari kemauan untuk bergandengan tangan. Dan hari ini, Cikapinis membuktikannya.

Rabu, 04 Juni 2025

Satlinmas Desa Sukaraja Dilatih Tanggap Darurat, Babinsa dan Babinkamtibmas Jadi Pemateri Andalan

Satlinmas Desa
Satlinmas Desa Sukaraja 

Tasikmalaya – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus digalakkan. Salah satunya tampak di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu, 4 Juni 2025. Melalui Program Dana Desa Tahap I, pemerintah desa menggelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang diikuti oleh seluruh anggota Satlinmas.


Pelatihan yang berlangsung sejak pagi hari ini digelar di GOR Desa Sukaraja dan menghadirkan narasumber langsung dari unsur TNI, Polri, dan tenaga kesehatan desa. Babinsa Sertu Hariyanto, Babinkamtibmas Bripka Arief Firmansyah, serta Mantri Desa Yanto menjadi tiga tokoh kunci dalam sesi pemaparan materi.


Kegiatan dimulai dengan suasana penuh semangat. Setelah pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Sukaraja, Asep Nandang S. Pd.I, yang menekankan pentingnya edukasi dini untuk menghadapi bencana.


“Desa harus mampu berdiri di atas kakinya sendiri saat bencana datang. Kuncinya ada pada kesiapan, pengetahuan, dan koordinasi. Dan pelatihan ini adalah pondasinya,” ujar Asep dalam sambutannya.


Materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, namun juga memuat simulasi singkat tentang tindakan cepat tanggap darurat, komunikasi di masa krisis, serta peran strategis Satlinmas dalam menenangkan warga dan mengevakuasi dengan tepat. Babinsa Sertu Hariyanto menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar reaksi, tetapi harus menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.


Pelatihan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antar lembaga di tingkat desa. Bripka Arief menambahkan bahwa kolaborasi antara unsur keamanan dan warga desa adalah modal utama dalam merespon keadaan darurat secara cepat dan efisien.


Dengan pelaksanaan yang berjalan tertib, aman, dan lancar, kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan masyarakat desa yang bisa direplikasi di wilayah lain. Program ini bukan hanya mencetak satlinmas yang tangguh, namun juga membangun desa yang waspada dan tahan uji terhadap ancaman bencana di masa depan.



Sumber : Babinsa Desa Sukaraja 

Jumat, 28 Maret 2025

Satgas Pemberantasan Premanisme Kabupaten Tasikmalaya Resmi Digarap: Sinergi Kuat untuk Keamanan Masyarakat

Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah
Momen Bersama 


Kabupaten Tasikmalaya – Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme pada Kamis (27/3) di Halaman Gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis, mulai dari Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan DPRD, Dandim 0612/Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, hingga perwakilan Kejari, BIN, Brimob, Denpom, serta unsur Forkopimda dan ASN Pemkab Tasikmalaya. Sebanyak 300 peserta apel hadir, termasuk jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, dan ASN dari berbagai SKPD.

Jawa Barat Serius Berantas Premanisme

Apel ini merupakan langkah nyata menindaklanjuti program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam memberantas premanisme baik yang terorganisir maupun tidak. Gubernur Jawa Barat telah menginstruksikan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota untuk memperkuat sinergi dan aksi nyata dalam menegakkan keamanan di wilayah masing-masing.

Dalam amanatnya, Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Mohamad Zen, S.Pd., yang bertindak sebagai pimpinan apel menegaskan beberapa poin penting, di antaranya:

1️⃣ Menjaga wibawa negara dan ketertiban umum dengan mencegah segala bentuk premanisme.

2️⃣ Penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap segala pelanggaran yang berkaitan dengan premanisme.

3️⃣ Pencegahan premanisme secara sistematis dan masif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

4️⃣ Peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan.

Strategi dan Langkah Nyata

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Forkopimda telah menyusun berbagai langkah strategis untuk memberantas premanisme di daerah. Di antaranya:

✅ Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di tingkat kabupaten/kota untuk pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi.

✅ Koordinasi lintas sektoral dengan TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, hingga Detasemen Polisi Militer (Denpom).

✅ Pelaksanaan patroli gabungan dan operasi preventif untuk menekan angka premanisme di wilayah.

✅ Rehabilitasi dan pembinaan bagi kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan agar bisa beralih ke kegiatan yang lebih positif.

✅ Konsolidasi dengan unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa (Forkopimcam & Tripides) untuk memastikan implementasi program berjalan dengan baik.

Tasikmalaya Siap Bebas Premanisme!

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kabupaten Tasikmalaya siap menjadi daerah yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan program ini.

“Kita harus bergerak bersama. Premanisme tidak boleh dibiarkan tumbuh subur di tengah masyarakat. Melalui koordinasi, edukasi, dan tindakan tegas, kita wujudkan Tasikmalaya yang lebih aman,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam apel.

Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan besar untuk menciptakan lingkungan yang tertib, bebas dari premanisme, serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya.

Kabupaten Tasikmalaya siap maju! Mari bersama-sama dukung langkah ini demi keamanan dan ketertiban bersama!


Selasa, 21 Januari 2025

Lahan Pesantren Jadi Lokasi Swasembada Pangan: Kolaborasi Polres Tasikmalaya Kota dan Ponpes Al-Ashriyyah Nurul Ihsan

Swasembada Pangan

Lahan Pesantren Menjadi Lokasi Swasembada Pangan

Tasikmalaya, 21 Januari 2025 – Sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Polres Tasikmalaya Kota bersama Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan mengembangkan lahan seluas enam hektare di Kampung Salapan, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, sebagai lokasi penanaman jagung. Langkah ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menghadirkan peluang pembelajaran bagi para santri.

Pendiri Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan, M. Jaeni Nurjamil, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat. “Alhamdulillah, kami mendukung sepenuhnya program swasembada pangan ini. Sebagai penerima manfaat, kami juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi kepada para santri mengenai teknik bercocok tanam,” ujarnya.

Dari total enam hektare lahan, tiga hektare telah digarap dan ditanami jagung, sementara tiga hektare lainnya sedang dalam tahap persiapan. Meski demikian, seluruh proses pengolahan lahan hingga penanaman sejauh ini masih dilakukan secara manual oleh para santri bersama masyarakat sekitar.

“Insyaallah, lahan ini akan memberikan manfaat besar dan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah. Kami berharap program ini terus berkembang dan semakin menguatkan semangat gotong royong di masyarakat,” tambahnya.

Meski program ini berjalan lancar, beberapa kendala teknis masih dihadapi, seperti keterbatasan alat untuk pengolahan lahan. Jaeni mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat menyediakan peralatan seperti mesin pemotong rumput, alat semprot, dan vitamin tanaman untuk mendukung keberhasilan program.

“Sejauh ini, semua pengerjaan masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Dengan dukungan alat-alat yang memadai, saya yakin hasilnya akan lebih optimal,” jelasnya.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pesantren dapat berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan. Pesantren yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan agama kini juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat mampu menciptakan solusi bagi tantangan nasional. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa demi mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.



Sumber : Pendim 0612/Tsm, dan https://priangan.tribunnews.com/2025/01/21/polres-tasikmalaya-kota-dan-ponpes-al-ashriyyah-nurul-ihsan-sinergi-tanami-lahan-untuk-swasembada

Senin, 13 Januari 2025

Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 10 Tasikmalaya: Upaya Pemerintah Wujudkan Generasi Sehat

SMAN 10 Tasikmalaya
Siswi SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya Sedang Menikmati Makan Bergizi Gratis  

Tasikmalaya, 13 Januari 2025 – SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya menjadi lokasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan langkah nyata dari pemerintah untuk memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi yang cukup sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG), sesuai dengan program Presiden Prabowo.

Program ini bertujuan untuk mendukung kesehatan siswa dengan menyediakan makanan bergizi yang terdiri dari nasi, lauk yang segar, sayuran hijau, dan buah-buahan lokal. Paket makanan ini dirancang untuk mendukung kebutuhan gizi siswa agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Acara ini dihadiri oleh Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Inf Deni Zaenal Mutaqien, Kapolsek, Danramil, camat setempat, serta Kepala Sekolah SMAN 10 Kota Tasikmalaya dan para guru. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang sehat, kuat, dan siap berkompetisi.

Dalam kegiatan ini, selain pembagian makanan, juga dilakukan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat bagi siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi, sekaligus mengedukasi mereka untuk memilih makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk mendukung pembangunan generasi muda yang sehat, yang pada gilirannya akan membangun masa depan bangsa yang lebih cerah.

“Dengan perhatian terhadap gizi generasi muda, pemerintah berharap dapat mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan maju melalui program seperti ini.”






Sumber : Pendim 0612/Tsm 

SMA 2 Singaparna Sambut Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Kecil untuk Generasi Hebat

SMA 2 Singaparna
Beberapa Murid SMA 2 Singaparna Menikmati Makan Bergizi Gratis

Tasikmalaya akhirnya turut merasakan dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Meski baru bergulir pada Senin, 13 Januari 2025, sedikit lebih lambat dibanding wilayah lain, kehadiran program ini membawa angin segar bagi para siswa, khususnya di SMA 2 Singaparna. Sambutan hangat terlihat saat petugas datang membawa makanan sehat yang siap dinikmati.

Para siswa bersemangat menikmati menu bergizi yang disediakan, mulai dari daging hingga susu. Rahel (16), salah satu siswa, dengan penuh rasa syukur berkata, “Alhamdulillah, akhirnya ada pembagian makan gratis. Lumayan banget buat menghemat uang jajan, dan makanannya sehat!”

Sementara itu, Fajar (16), yang sering kesulitan memenuhi asupan gizi, merasa sangat terbantu. “Biasanya cuma jajan di depan sekolah. Dengan program ini, perut kenyang, belajar juga lebih fokus. Harapannya program ini terus berlanjut,” ucapnya sembari menghabiskan makanannya tanpa tersisa.

Namun, kehadiran program ini bukan sekadar soal makan gratis. Hj. Wiwin Widaniawati, Kepala SMA 2 Singaparna, menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya solutif untuk memperbaiki kualitas kesehatan dan pendidikan. “Anak-anak yang sehat memiliki potensi besar untuk menjadi generasi cerdas dan berkualitas. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas kepeduliannya kepada anak-anak bangsa,” ungkapnya.

Solusi Nyata untuk Tantangan Lokal

Tasikmalaya bukan tanpa masalah. Banyak siswa yang mengandalkan jajanan di luar sekolah sebagai sumber energi harian, yang seringkali tidak memenuhi standar gizi. Dengan hadirnya program MBG, tantangan ini mulai teratasi. Anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan sehat, tetapi juga pembiasaan pola makan yang baik.

Ke depan, solusi ini bisa diperkuat dengan melibatkan pihak sekolah dan masyarakat lokal untuk memberikan edukasi tentang pentingnya gizi. Workshop singkat tentang makanan sehat, melibatkan UKM lokal untuk penyediaan bahan makanan, hingga pemberdayaan kantin sekolah berbasis gizi bisa menjadi langkah lanjutan yang tak hanya mendukung program pemerintah, tapi juga memberdayakan ekonomi lokal.

Langkah Awal untuk Masa Depan Cerah

Program MBG bukan sekadar pembagian makanan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menghasilkan generasi yang kuat, cerdas, dan sehat. Dengan tubuh yang bugar, fokus belajar meningkat, dan potensi siswa dapat berkembang maksimal.

Meskipun terlambat, program ini menjadi awal perubahan besar di Tasikmalaya. Karena masa depan bangsa ada di tangan anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga sehat. Kini, harapan baru terbit dari piring makan siang mereka.

Siapkah kita menjaga keberlanjutan program ini? Tentu saja! Dengan dukungan semua pihak, langkah kecil ini bisa menjadi gerakan besar untuk Indonesia yang lebih baik.




Sumber : Pendim 0612/Tasikmalaya, dan https://kabarsingaparna.pikiran-rakyat.com/kabar-singaparna/pr-3238966094/pembagian-makan-bergizi-gratis-di-kabupaten-tasikmalaya-akhirnya-berjalan?page=all

Senin, 06 Januari 2025

Tasikmalaya Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis: Langkah Awal Mewujudkan Generasi Emas

Makan Bergizi Gratis
Sinergis Lintas Instansi

Tasikmalaya, 6 Januari 2025 – Pagi yang cerah di Kota Tasikmalaya menjadi saksi langkah sinergis lintas instansi. Para pejabat pemerintah eksekutif, legislatif, Polri, TNI, dan Kejaksaan kompak berjalan kaki dari Markas Kodim 0612/Tasikmalaya menuju SMPN 2 Tasikmalaya, membawa semangat baru untuk masa depan generasi muda.

Kegiatan ini menandai uji coba perdana pembagian makanan bergizi gratis, sebuah program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 1.056 siswa SMPN 2 Tasikmalaya menikmati makanan bergizi yang disajikan dengan wadah stainless bersih dan higienis, terdiri dari ayam goreng, sayuran, nasi, dan buah jeruk.

Langkah Kecil yang Menginspirasi

Para pejabat yang hadir, termasuk Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Asep Sukmana, dan Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, langsung memantau pembagian makanan. Kehadiran mereka menegaskan komitmen untuk memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus menjadi inspirasi akan pentingnya kolaborasi demi masa depan generasi penerus bangsa.

“Pelajar tadi bilang makanannya enak, bersih, dan bergizi. Ini langkah awal yang membanggakan. Kami optimis program ini ke depannya bisa menjangkau seluruh pelajar di Tasikmalaya,” ujar Asep Sukmana.

Ucapan Terima Kasih yang Tulus dari Siswa

Dalam kesempatan ini, Naura Albina Muhaemin, salah satu perwakilan siswa SMPN 2 Tasikmalaya, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas program ini.

Kolaborasi dan Komitmen Berkelanjutan

Sebanyak 2.999 paket makanan didistribusikan ke tujuh sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, dalam uji coba hari pertama. Kodim 0612 Tasikmalaya bersama jajaran pemerintah daerah memastikan bahwa program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan generasi muda.

Letkol Yan Octa Rombenanta menyatakan, “Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang harapan. Dengan kolaborasi yang solid, kami yakin program ini akan membawa dampak besar bagi anak-anak kita.”

Lebih dari Sekadar Program

Selain menyediakan nutrisi penting, program ini juga mendidik para siswa untuk lebih peduli pada kebersihan dan keberlanjutan. Mereka diminta membawa peralatan makan sendiri dari rumah, membiasakan diri hidup lebih bersih dan teratur.

Dari Tasikmalaya untuk Masa Depan Indonesia

Program makan bergizi gratis ini adalah langkah kecil yang membawa dampak besar. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para pejabat dan antusiasme siswa menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan sederhana.

Kota Tasikmalaya telah membuktikan diri sebagai pelopor langkah inspiratif. Harapannya, inisiatif ini menjadi teladan bagi daerah lain demi menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan penuh harapan.


Sumber : Pendim 0612/Tasikmalaya, Humas Pemkot Tasikmalaya, dan https://bandung.kompas.com/read/2025/01/06/131307278/pejabat-tasikmalaya-jalan-kaki-bagikan-makan-gratis-perdana-bagi-siswa-smp 

Rabu, 01 Januari 2025

Awal Tahun Ceria! Diskon 50% Tarif Listrik PLN untuk Pelanggan Rumah Tangga

PLN

Diskon 50% Tarif Listrik 

Tasikmalaya – Kabar heboh di awal 2025! PLN hadir dengan program diskon tarif listrik 50% untuk pelanggan rumah tangga. Bukan gimmick, bukan basa-basi – ini adalah upaya nyata untuk meringankan beban hidup masyarakat. Yang paling menarik? Diskonnya langsung terasa tanpa ribet, tanpa registrasi, dan tanpa drama.

Siapa Saja yang Kena "Sihir Diskon" Ini?

Diskon ini berlaku bagi pelanggan dengan daya listrik:

  • 450 VA – buat yang punya rumah mungil atau kos-kosan hemat daya, ini surga banget!

  • 900 VA – cocok buat rumah tangga sederhana, tapi aktivitas tetap maksimal.

  • 1.300 VA – penghuni rumah modern? Jangan khawatir, kamu juga dapat potongan!

  • 2.200 VA – rumah besar atau usaha kecil? Yuk, nikmati separuh harga untuk listrik!


Gampang Banget, Ini Caranya!

1. Pelanggan Pascabayar

Diskon otomatis muncul di tagihan kamu.

  • Pemakaian Januari? Bayarnya periode 1-20 Februari 2025 sudah setengah harga!

  • Pemakaian Februari? Bayarnya periode 1-20 Maret 2025, juga setengah harga!

2. Pelanggan Prabayar

Lagi isi token di bulan Januari atau Februari? Diskonnya langsung potong harga, nggak perlu kode promo apapun!


Tanpa Registrasi, Tanpa Stress

Ini bagian yang bikin rileks: PLN udah beresin semua dari sistem digitalnya. Jadi kamu cuma perlu duduk santai, bayar listrik, dan nikmati potongannya. Serius, nggak perlu ngantri, nggak perlu input apa-apa, apalagi bawa berkas ke kantor PLN.

Hemat Itu Gaya Hidup, Bukan Pilihan

Program ini bukan sekadar diskon, tapi sinyal dari PLN buat kita semua: hemat itu bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari pemakaian listrik. Jangan cuma dipakai buat hemat tagihan, pakai kesempatan ini buat produktivitas!

Lokal Banget, Tasikmalaya Tetap di Depan

Di Tasikmalaya, diskon ini pas banget buat keluarga yang lagi putar otak buat pengeluaran sekolah anak atau nambah modal usaha kecil. Buat kamu yang tinggal di daerah Pelosok lainnya, manfaatkan hematnya listrik ini buat hidup lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, tinggal buka PLN Mobile atau kontak PLN di 123. Jangan sampai ketinggalan ya – setahun sekali loh ada program kayak gini! belum tentu tahun depan ada kan hehe...


Sumber : PLN 


Minggu, 29 Desember 2024

Pembangunan Tangki Septik Individu di Desa Cikubang Selesai, Warga Bersyukur!

Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, baru saja merayakan selesainya pembangunan Tangki Septik Individu Perdesaan untuk 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi di desa yang sebelumnya masih menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan limbah rumah tangga.

Septik Tank

Pembangunan Tangki Septik di Desa Cikubang 

Pembangunan tersebut meliputi 50 titik, dengan rincian 6 unit dilengkapi dengan bangunan WC sementara, sementara 44 unit lainnya hanya terdiri dari pemasangan kloset dan tangki septik. Ini merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, yang seringkali terabaikan di daerah-daerah perdesaan.

Menurut Karna Sonata, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Cikubang, proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. "Alhamdulillah, proyek ini dapat selesai tepat waktu. Kami melibatkan masyarakat setempat, baik tukang maupun pengambilan material lokal, yang membuat proses ini menjadi lebih dekat dengan kebutuhan warga," ujarnya dengan rasa syukur, Minggu, 29 Desember 2024.

Pembangunan ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat, dengan pagu anggaran sebesar Rp 456 juta. Dana ini disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya untuk tahun anggaran 2024.

Terima Kasih dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Cikubang, Jajang, juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah, baik Pusat maupun Kabupaten Tasikmalaya, atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami. Bantuan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perubahan signifikan dalam kualitas hidup masyarakat kami," ujar Jajang.

Ia juga berharap, dengan adanya fasilitas WC dan tangki septik individu ini, masalah buang air besar sembarangan yang menyebabkan bau tidak sedap dan potensi penyakit bisa segera teratasi. "Semoga bantuan ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya oleh warga dan membawa dampak positif bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan," tambahnya.

Apresiasi untuk KSM dan Stakeholder Lainnya

Jajang juga mengapresiasi kerja keras Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengerjaan pembangunan ini. "Kami sangat menghargai keterlibatan KSM dan seluruh stakeholder yang telah membantu dalam pelaksanaan program ini. Tanpa kerja sama yang solid, tentu semua ini tidak akan terwujud," ungkapnya.

Harapan untuk Masa Depan

Meskipun 50 KK di Desa Cikubang sudah menerima manfaat dari program ini, masih ada sekitar 600 KK yang belum memiliki fasilitas WC dan tangki septik. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Cikubang berharap agar program serupa dapat berlanjut pada tahun 2025, sehingga lebih banyak keluarga di desa ini bisa merasakan manfaatnya. "Kami berharap, tahun depan program ini bisa dilanjutkan agar seluruh warga dapat menikmati fasilitas sanitasi yang layak," kata Jajang dengan penuh harap.

Menatap Masa Depan yang Lebih Bersih dan Sehat

Bantuan pembangunan WC dan tangki septik ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol perubahan dalam hal kesehatan lingkungan. Di Desa Cikubang, langkah kecil ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk mencapai desa yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Harapannya, dengan adanya fasilitas sanitasi yang memadai, warga bisa hidup lebih nyaman dan bebas dari risiko penyakit akibat buruknya sanitasi.

Pembangunan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana program pemerintah dapat memberi dampak positif langsung pada kehidupan masyarakat. Bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga soal keberlanjutan dan kualitas hidup yang lebih baik. Semoga program serupa bisa terus berlanjut di seluruh penjuru Indonesia.


Sumber : https://kabarsingaparna.pikiran-rakyat.com/kabar-singaparna/pr-3238919964/pembangunan-bantuan-intalasi-lumpur-tinja-di-desa-cikubang-taraju-tuntas-dikerjakan?page=all dan https://www.idisionline.com/berita/ucapan-terimakasih-warga-atas-selesainya-pembangunan-bio-septic-tank-di-desa-cikubang

DI ANTARA NAMA-NAMA YANG TAK LAGI BERSUARA, PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG XXIII KODIM 0612/TASIKMALAYA MENITIPKAN DOA DI TMP KAROENG

Tabur Bunga Di Salahsatu Makam Pahlawan Karoeng Kota Tasikmalaya  Tasikmalaya — Pagi itu tidak sekadar dingin. Ia membawa sunyi yang berbeda...