Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Januari 2026

Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Menyemai Akhlak Mulia Prajurit untuk Indonesia Maju

Keluarga Kodim 0612/Tasikmalaya 

Tasikmalaya – Momentum Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. dimaknai secara mendalam oleh keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya. Pada Jumat, 23 Januari 2026, Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi, bukan sekadar sebagai agenda keagamaan rutin, tetapi sebagai ruang refleksi dan penguatan karakter prajurit.

Kegiatan ini mengusung tema:

“Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah S.A.W. untuk Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.”

Peringatan Isra Mi’raj tersebut menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit TNI AD beserta keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya, agar nilai-nilai luhur Rasulullah S.A.W. senantiasa terpatri dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXIII DIM 0612/Tasikmalaya Koorcab Rem 062/Tn Ny. Rima Imvan Ibrahim, Kasdim 0612/Tasikmalaya, para Perwira Staf, Danramil jajaran, anggota Makodim, PNS, serta pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XXIII DIM 0612/Tasikmalaya.

Tausyiah disampaikan oleh Ustadz Al Misbah Fatul Majid, yang mengajak seluruh hadirin untuk memaknai peristiwa Isra Mi’raj sebagai pengingat pentingnya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga menekankan keteladanan Rasulullah S.A.W. seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak mulia sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengabdian kedinasan.

Dalam sambutannya, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi Imvan Ibrahim menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus menjadi momentum introspeksi diri bagi setiap prajurit.

“Nilai-nilai akhlak Rasulullah S.A.W. hendaknya menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak. Prajurit yang profesional, berakhlak mulia, dan dekat dengan rakyat adalah kekuatan utama TNI AD,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini mampu memperkokoh karakter prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara spiritual, sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh makna, serta diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan kelancaran tugas seluruh prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya.

Sabtu, 17 Januari 2026

Dari Tasawuf ke Masa Depan: Transformasi Pesantren Idrisiyah Dimulai, Dandim 0612 Tasikmalaya Hadir Mengawal Arah Perubahan

Momen Kebersamaan Tamu Undangan
Di
Ponpes Idrisiyyah 

Tasikmalaya — Pagi di Komplek Pesantren Idrisiyah, Cisayong, Sabtu 17 Januari 2026, tidak hanya dipenuhi lantunan ayat suci dan barisan tamu undangan. Ada satu hal yang terasa lebih kuat: tekad untuk berubah. Dari ruang pesantren yang sarat tradisi, sebuah langkah besar dideklarasikan melalui Kick Off Transformasi Pesantren Idrisiyah dengan tema “Bertasawuf, Maju, Unggul, dan Mendunia.”

Sekitar seribuan lebih hadirin menjadi saksi, bahwa pesantren bukan sekadar penjaga nilai lama, tetapi juga penentu arah masa depan. Di antara jajaran pejabat pusat dan daerah yang hadir, tampak Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., yang baru menjabat, mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kehadirannya menegaskan bahwa transformasi pendidikan dan pembinaan karakter bangsa adalah kerja bersama, termasuk unsur TNI yang selama ini dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.

Rangkaian acara berjalan khidmat namun progresif. Dimulai dari lagu kebangsaan, pembacaan Al-Qur’an, hingga penayangan video transformasi yang menggambarkan perjalanan panjang Idrisiyah menuju wajah pendidikan yang lebih adaptif. Dalam sambutannya, pimpinan pesantren menegaskan bahwa menjadi manusia beruntung berarti berani berubah, dan perubahan itu harus bermuara pada lahirnya generasi yang cerdas akal, bersih hati, serta kokoh akhlaknya. Nilai **5T Tekun, Terampil, Toleran, Teladan, dan Takwa** ditegaskan sebagai fondasi karakter santri Idrisiyah.

Dialog lintas ruang pun terjadi melalui komunikasi virtual bersama alumni, mempertemukan masa lalu, masa kini, dan masa depan Idrisiyah dalam satu tarikan napas. Penandatanganan kerja sama dengan mitra pesantren serta apresiasi umroh bagi pendidik berprestasi menjadi simbol bahwa transformasi tidak berhenti di wacana, tetapi bergerak dalam aksi nyata.

Bupati Tasikmalaya, perwakilan Kementerian Agama RI, hingga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan pesan yang senada: pesantren adalah kekuatan strategis daerah dan bangsa. Pendidikan berbasis tasawuf yang dipadukan dengan kemajuan zaman diyakini mampu melahirkan generasi unggul yang tetap berpijak pada nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian Transformasi Pesantren Idrisiyah oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, disusul kultum dan doa oleh Pimpinan Umum Pesantren Idrisiyah. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik mula perjalanan panjang menuju pesantren yang berkiprah di tingkat nasional hingga global.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dari Cisayong, Pesantren Idrisiyah mengirim pesan sederhana namun tegas: tasawuf tidak menghambat kemajuan, justru menjadi kompasnya.

Kamis, 01 Januari 2026

Menutup Tahun dengan Sujud dan Doa, Kodim 0612/Tasikmalaya Kirim Harapan dari Masjid At-Taqwa

Kodim 0612/Tasikmalaya
Momen Doa Bersama 

Tasikmalaya – Pergantian tahun tidak selalu harus dirayakan dengan gegap gempita. Di Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, malam akhir tahun justru dimaknai dengan keheningan, sujud, dan doa yang dipanjatkan bersama. Selasa, 31 Desember 2025, para prajurit dan PNS Kodim 0612/Tasikmalaya berkumpul dalam satu barisan iman, menghadap Sang Pencipta, menyambut Tahun Baru 2026 dengan hati yang tunduk dan penuh harap.

Doa bersama ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan ikhtiar batin untuk menutup lembaran tahun dengan introspeksi. Dalam suasana masjid yang khusyuk, lantunan doa mengalir sebagai pengakuan atas segala kekhilafan, sekaligus permohonan agar langkah pengabdian ke depan senantiasa berada dalam ridho Allah SWT.

Momentum tersebut juga menjadi ruang empati. Di tengah doa-doa yang terucap, terselip harapan tulus untuk saudara-saudara sebangsa di Aceh dan Sumatera yang tengah diuji oleh bencana alam. Jarak geografis tak menjadi sekat bagi kepedulian. Dari Tasikmalaya, doa dikirimkan agar para korban diberi kekuatan, keselamatan, dan jalan kemudahan dalam melewati masa sulit.

Bagi keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya, doa bersama ini adalah pengingat bahwa kekuatan sejati tidak hanya bersumber dari fisik dan kedisiplinan, tetapi juga dari kedalaman spiritual dan keteguhan iman. Prajurit dan PNS tidak hanya dituntut siap secara profesional, namun juga kuat secara batin dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Memasuki Tahun Baru 2026, doa-doa yang dipanjatkan menjadi pijakan awal untuk melangkah dengan niat yang lebih lurus, semangat yang diperbarui, dan kepedulian sosial yang terus dijaga. Dari Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, harapan pun dirajut: semoga Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, dijauhkan dari segala musibah, serta dianugerahi kedamaian dan persatuan.

Kamis, 04 September 2025

Dari Desa Sukaraja untuk Bangsa: Doa, Maulid Nabi, dan Jejak Kepedulian

Bersama Mahasiswa KKN Cipasung


Rajapolah – Kamis pagi, 4 September 2025, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, berubah menjadi pusat kebersamaan. Lapangan desa yang biasanya dipenuhi anak-anak bermain bola, hari itu disulap menjadi ruang spiritual tempat doa-doa dipanjatkan, selawat dilantunkan, dan harapan dikumpulkan dalam kegiatan Doa Bersama dari Desa untuk Bangsa sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara ini menjadi momen yang menyatukan banyak pihak. Hadir perwakilan Camat Rajapolah, Babinsa Sertu Hariyanto mewakili Danramil 1205/Rajapolah, perwakilan Kapolsek Rajapolah, Ketua MUI Kecamatan Abdul Gaos, Kepala Desa Sukaraja Asep Nandang, S.Pd.I, jajaran lembaga desa, para ajengan, kyai, ustadz-ustadzah, serta masyarakat umum. Semua berkumpul tanpa sekat, menyatu dalam doa yang dipimpin Ustad Cecep Gaots Syihabuddin.

Yang menarik, mahasiswa KKN dari Cipasung juga hadir. Kehadiran mereka memberi warna berbeda membaur dengan warga, ikut dalam barisan doa, sekaligus menjadi simbol keterhubungan generasi muda dengan tradisi desa. Mereka membawa semangat baru bahwa nilai religius dan kepedulian sosial bukan hal usang, melainkan bekal untuk masa depan.

Selain doa bersama, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Wajah polos yang tersenyum saat menerima santunan menjadi pengingat sederhana: bahwa inti ajaran Nabi adalah kepedulian yang nyata, bukan sekadar kata-kata.

Babinsa Sertu Hariyanto dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kebersamaan semacam ini adalah kekuatan bangsa. “Peringatan Maulid Nabi tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan dan membangun kekuatan spiritual masyarakat,” ucapnya.

Acara berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Dari aparat, tokoh agama, mahasiswa, hingga warga biasa semua larut dalam satu irama yang sama: doa, kebersamaan, dan cinta pada Nabi Muhammad SAW.

Dari Desa Sukaraja di Rajapolah, pada 4 September 2025, tersampaikan pesan yang jernih: bangsa ini bisa kuat bukan hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan doa dan kepedulian yang lahir dari hati rakyatnya.


Jumat, 11 Juli 2025

Prajurit Teladan Kodim 0612/Tasikmalaya Berangkat Umrah, Dandim: Ini Bentuk Apresiasi dan Motivasi

Prajurit Teladan
Pemberangkatan Ibadah Umrah Prajurit Teladan
Kodim 0612/Tasikmalaya 

Tasikmalaya, 11 Juli 2025 – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya pagi ini. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos, secara resmi melepas keberangkatan Kapten Czi Rohadi, Danramil 1225/Cipatujah, untuk menjalankan ibadah Umrah ke Tanah Suci.

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan penghargaan tulus atas dedikasi dan integritas Kapten Czi Rohadi yang telah terpilih sebagai Prajurit Teladan dan Terbaik Kodim 0612/Tsm.

Dihadiri oleh para perwira staf, anggota TNI, PNS, dan keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya, acara pelepasan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa bangga atas pengabdian Kapten Czi Rohadi yang dinilai mampu menjadi teladan dalam sikap, tugas, dan tanggung jawab sehari-hari.

“Pemberangkatan ibadah Umrah ini bukan hanya bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tugas,” ungkap Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos.

Sementara itu, Kapten Czi Rohadi yang mendapat kepercayaan menjalankan ibadah Umrah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan mulia ini. Ia menegaskan akan membawa semangat pengabdian dan menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari Tanah Suci.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Komando serta seluruh keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya. Ini bukan hanya kehormatan pribadi, tapi juga amanah yang akan saya jaga sebaik-baiknya,” ujar Kapten Czi Rohadi.

Program penghargaan berupa Umrah ini menjadi cerminan nyata bahwa keteladanan dalam tugas bukan hanya diakui, tetapi juga diberi ruang untuk disyukuri. Di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit, nilai-nilai keimanan tetap dijunjung tinggi sebagai pondasi utama dalam pengabdian.

Dengan langkah yang ringan dan hati yang mantap, Kapten Czi Rohadi melangkah menuju Tanah Suci membawa nama baik Kodim 0612/Tasikmalaya dan semangat keteladanan yang diharapkan mampu menginspirasi prajurit lainnya.


Kamis, 26 Juni 2025

Pawai Ta’aruf Manonjaya: Ketika 1 Muharam Menjadi Panggung Hijrah Kolektif dan Wajah Harmoni Tasikmalaya

Pawai Ta’aruf 1 Muharam
Kemeriahan Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam 


Manonjaya, Kamis 26 Juni 2025

Saat matahari baru saja menapak langit timur, Alun-Alun Manonjaya bukan lagi sekadar ruang terbuka hijau. Ia menjelma menjadi ladang spiritual. Hari itu, Kamis pagi yang hangat, ribuan langkah berpadu dalam satu irama: menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H.

Lebih dari tiga ribu jiwa santri, pelajar, para kiai, pimpinan pondok, ibu-ibu majelis taklim, aparat, hingga tokoh masyarakat turut serta dalam Pawai Ta’aruf. Ini bukan sekadar pawai. Ini adalah deklarasi bersama: bahwa hijrah bukan hanya kenangan sejarah, tetapi gerak nyata menuju nilai-nilai kebaikan hari ini.


Bukan Sekadar Barisan, Ini Iring-Iringan Spirit

Dengan rute yang menghubungkan Alun-Alun Manonjaya hingga Pondok Pesantren Miftahul Huda di Desa Kalimanggis, lautan manusia berjalan penuh takzim. Di tangan mereka berkibar bendera bertuliskan kalimat thayyibah, di bibir mereka mengalun sholawat, dan di hati mereka terpatri semangat hijrah: dari gelap menuju cahaya, dari ego menuju harmoni.

Di tengah barisan, hadir figur-figur penjaga ruang sosial Manonjaya. Camat, Danramil, Kapolsek, Ketua DMI, Ketua DKM, Majelis NU, Kepala Desa Kalimanggis, para pimpinan ponpes, serta dewan kiai Pesantren Miftahul Huda, berjalan berdampingan. Tak ada sekat jabatan, hanya ada satu panggilan: ukhuwah.


Danramil Bicara Cinta Tanah Air dan Tradisi

Danramil 1208/Manonjaya, yang turut menyusuri barisan bersama masyarakat, menyampaikan pesan yang menukik namun menghangatkan:

“Ini bukan sekadar tradisi yang berulang setiap tahun. Ini adalah perwujudan Islam yang damai, yang mencerahkan, dan mencintai tanah air. Pawai ini menjadi ruang terbuka untuk menyatukan umat, menyambungkan instansi, dan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kita semua bagian dari perjalanan hijrah itu sendiri.”


Keamanan Adalah Kolaborasi, Bukan Instruksi

Pawai Ta’aruf tahun ini berlangsung aman dan tertib, bukan karena instruksi, tetapi karena sinergi: antara TNI-Polri, pemerintah kecamatan, panitia lokal, relawan, dan masyarakat. Semua berjalan dalam skenario yang tertulis rapi: gotong royong.

Tidak ada keributan, tidak ada kerusuhan, hanya suara sholawat, tawa anak-anak, dan aura religius yang terasa hidup di sepanjang jalan.


Tahun Baru Islam Bukan Hanya Kalender Baru

Lebih dari seremoni, 1 Muharam di Manonjaya hadir sebagai refleksi publik. Tentang pentingnya berhijrah, bukan hanya secara spiritual, tapi juga sosial. Menjadi masyarakat yang lebih sadar, lebih peduli, dan lebih solid.

Pawai yang berakhir di lingkungan Pesantren Miftahul Huda bukan berarti perjalanan selesai. Justru di situlah dimulai: saat pendidikan, keagamaan, dan budaya bersatu menjadi fondasi hidup bermasyarakat.

Manonjaya hari itu tak hanya mengarak manusia, tapi juga mengarak harapan: bahwa masa depan yang religius, inklusif, dan penuh toleransi adalah sesuatu yang bisa diraih asal semua mau berjalan bersama.


Jumat, 06 Juni 2025

“Banteng” Presiden untuk Manonjaya: Kurban Bukan Hanya Soal Daging

Antusias Warga Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban 


Manonjaya, 6 Juni 2025 

Seekor sapi raksasa seberat 9,5 kwintal tiba di Masjid Agung Manonjaya tanpa suara sirine atau karpet merah. Tapi kehadirannya menggetarkan. Bukan karena ukurannya yang mencolok, tapi karena siapa yang mengirimkannya dan untuk siapa ia disiapkan.

Sapi ini, dijuluki “Banteng”, adalah bagian dari kurban pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tak datang ke kota-kota besar. Ia justru hadir di jantung Tasikmalaya, tepatnya di Kecamatan Manonjaya tempat di mana banyak warga masih hidup dengan kesederhanaan yang jujur.


Lebih dari Daging: Ini Tentang Distribusi Rasa Peduli

Seekor sapi besar dipotong. Dagingnya dipilah rapi, ditimbang setengah kilo per paket, lalu dikemas menjadi 1.000 bungkus kurban. Tapi nilai kurban ini tak bisa ditakar hanya dengan satuan kilogram. Karena yang dibagi bukan hanya daging—tetapi juga perasaan diperhatikan.


Warga dari berbagai penjuru Kecamatan Manonjaya datang, tidak sekadar untuk menerima, tapi untuk merasakan: bahwa negara itu nyata, bahwa kepemimpinan bisa menyentuh hingga ke meja makan rakyat kecil.


Hadir untuk Menyaksikan, Bukan Sekadar Seremonial

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh berbagai tokoh:

• Camat Manonjaya, Bpk. Kadir, S.Sos

• Danramil 1208/Manonjaya, Lettu Inf Mirhamdi Siregar

• Kapolsek Manonjaya, AKP Endang Wijaya

• Ketua MUI Kec. Manonjaya, KH. Ace Munawar

• Ketua LPTQ, KH. Muhammad Yunus

• Ketua DKM Masjid Agung Manonjaya, KH. Asep Saepuloh

• Kasi Kessos Kec. Manonjaya, Bpk. Sansan


Warga sekitar yang tak hanya datang untuk menerima, tapi juga menyaksikan semangat gotong royong bekerja nyata.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Tidak ada panggung megah. Tapi ada ruang sederhana tempat warga saling menyapa, bersyukur, dan berbagi cerita.


Edukasi Sunyi dari Seekor Sapi

Dalam sunyi prosesi kurban ini, ada pelajaran besar yang terucap tanpa kata:

Bahwa kepedulian itu tidak harus datang dengan ramai, tapi harus datang dengan tulus. Bahwa berkurban bukan cuma ibadah, tapi juga kesempatan untuk menyampaikan pesan: kita masih peduli, kita masih bersaudara.

“Kurban ini bukan hanya tentang daging. Ini tentang menghadirkan negara dalam bentuk paling sederhana: dalam sebungkus rejeki yang disampaikan dengan hormat,” ujar Danramil 1208/Manonjaya, Lettu Inf Mirhamdi Siregar.

Hari ini seekor sapi jatuh, tapi harkat sesama manusia terangkat.

Dan Manonjaya mencatatnya bukan hanya di laporan, tapi di hati mereka yang menerima.


Rabu, 04 Juni 2025

Satlinmas Desa Sukaraja Dilatih Tanggap Darurat, Babinsa dan Babinkamtibmas Jadi Pemateri Andalan

Satlinmas Desa
Satlinmas Desa Sukaraja 

Tasikmalaya – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus digalakkan. Salah satunya tampak di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu, 4 Juni 2025. Melalui Program Dana Desa Tahap I, pemerintah desa menggelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang diikuti oleh seluruh anggota Satlinmas.


Pelatihan yang berlangsung sejak pagi hari ini digelar di GOR Desa Sukaraja dan menghadirkan narasumber langsung dari unsur TNI, Polri, dan tenaga kesehatan desa. Babinsa Sertu Hariyanto, Babinkamtibmas Bripka Arief Firmansyah, serta Mantri Desa Yanto menjadi tiga tokoh kunci dalam sesi pemaparan materi.


Kegiatan dimulai dengan suasana penuh semangat. Setelah pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Sukaraja, Asep Nandang S. Pd.I, yang menekankan pentingnya edukasi dini untuk menghadapi bencana.


“Desa harus mampu berdiri di atas kakinya sendiri saat bencana datang. Kuncinya ada pada kesiapan, pengetahuan, dan koordinasi. Dan pelatihan ini adalah pondasinya,” ujar Asep dalam sambutannya.


Materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, namun juga memuat simulasi singkat tentang tindakan cepat tanggap darurat, komunikasi di masa krisis, serta peran strategis Satlinmas dalam menenangkan warga dan mengevakuasi dengan tepat. Babinsa Sertu Hariyanto menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar reaksi, tetapi harus menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.


Pelatihan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antar lembaga di tingkat desa. Bripka Arief menambahkan bahwa kolaborasi antara unsur keamanan dan warga desa adalah modal utama dalam merespon keadaan darurat secara cepat dan efisien.


Dengan pelaksanaan yang berjalan tertib, aman, dan lancar, kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan masyarakat desa yang bisa direplikasi di wilayah lain. Program ini bukan hanya mencetak satlinmas yang tangguh, namun juga membangun desa yang waspada dan tahan uji terhadap ancaman bencana di masa depan.



Sumber : Babinsa Desa Sukaraja 

Selasa, 18 Maret 2025

Kodim 0612/Tasikmalaya Buka Pasar Murah Ramadhan dan Langsung Berbagi Takjil Bersama Persit dan Mitra

Berbagi Takjil
Dandim 0612/Tsm Berbagi Takjil Ke Warga Yang Melintas 


Tasikmalaya, 17 Maret 2025 – Suasana kebersamaan begitu terasa di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya dalam rangkaian kegiatan Ramadhan 1446 H. Setelah membuka secara resmi Pasar Murah Ramadhan, Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0612 dan sejumlah undangan, turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan dunia usaha dalam membantu masyarakat, khususnya di bulan suci. Turut hadir dalam aksi sosial ini perwakilan dari Walikota Tasikmalaya, Danlanud Wiriadinata, Kapolres Tasikmalaya Kota, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, serta berbagai perusahaan, termasuk Gandara Group, PT Nukar, Asia Toserba, dan Smartfren.

Partisipasi dunia usaha dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai cara. Gandara Group, sebagai salah satu perusahaan yang ikut berkontribusi, menegaskan komitmennya dalam mendukung masyarakat, baik melalui Pasar Murah Ramadhan maupun kegiatan berbagi takjil. “Kami ingin berperan dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau serta mendukung aksi sosial yang bermanfaat,” ujar perwakilan Gandara Group.

Di lokasi bazar, suasana penuh kehangatan tercipta saat Dandim, ibu-ibu Persit, serta para undangan membagikan takjil kepada warga. Anak-anak, pekerja harian, hingga pengendara yang melintas menerima takjil dengan penuh syukur. Seorang pengemudi ojek online yang kebetulan lewat mengungkapkan rasa terima kasihnya, merasa terbantu bisa berbuka puasa tanpa harus berhenti bekerja lebih lama.

Ramadhan adalah waktu untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kodim 0612/Tasikmalaya, melalui aksi nyata ini, kembali menegaskan perannya tak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang selalu hadir untuk berbagi dan peduli.


Minggu, 16 Februari 2025

Kolaborasi Berkah: Koramil 1208/Manonjaya dan PT Maleo Gelar Dikhitan Bersama dan Penyerahan Al-Qur'an di Manonjaya

Koramil 1208/Manonjaya
Momen Bersama 


Tasikmalaya – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Koramil 1208/Manonjaya bekerja sama dengan PT Maleo Rahma Indo Abadi dan Yayasan Al-Hikmah mengadakan kegiatan Dikhitan Bersama dan Penyerahan Al-Qur'an bagi masyarakat Desa Manonjaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Acara penuh keberkahan ini digelar pada Minggu, 16 Februari 2025 di Masjid Al-Hikmah, Kampung Karang Tinggal.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekmat Manonjaya, Danramil 1208/Manonjaya Lettu Inf Mirhamdi Siregar, Ketua Yayasan Al-Hikmah, Kepala Desa Manonjaya, serta para tokoh masyarakat. Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa saat 25 anak dari Desa Manonjaya mengikuti prosesi khitan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Dalam momen yang penuh makna ini, Danramil 1208/Manonjaya Lettu Inf Mirhamdi Siregar secara simbolis menyerahkan Al-Qur'an kepada Ketua DKM Al-Hikmah sebagai bentuk kepedulian spiritual dan dukungan terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Lettu Inf Mirhamdi Siregar menyampaikan, "Kegiatan ini tidak hanya sebagai wujud kepedulian, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami berharap program ini dapat membawa keberkahan dan menjadi inspirasi bagi semua pihak."

Ketua Yayasan Al-Hikmah turut mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari Koramil 1208/Manonjaya dan PT Maleo Rahma Indo Abadi. "Kami sangat berterima kasih atas kontribusi yang luar biasa ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk kebaikan bersama," ujarnya.

Acara yang berlangsung tertib dan penuh khidmat ini tidak hanya memberikan manfaat fisik melalui prosesi khitan, tetapi juga manfaat spiritual melalui penyerahan Al-Qur'an, memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi inspirasi tentang pentingnya kebersamaan dalam berbagi dan memperkuat iman.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Koramil 1208/Manonjaya di bawah kepemimpinan Lettu Inf Mirhamdi Siregar bersama PT Maleo Rahma Indo Abadi menunjukkan bahwa sinergi yang baik dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat.

Bersama Kita Berbagi, Bersama Kita Kuat!



Sumber : Warga Dan Koramil 1208/Manonjaya

Kamis, 13 Februari 2025

Koramil 1208/Manonjaya Merajut Cahaya Ilmu: Pembagian 1001 Al Quran dan Iqro di PAUD dan TK Barakatul Huda

Koramil 1208/Manonjaya
Momen Bersama Di Yayasan Barakatul Huda 


Tasikmalaya – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius sejak dini, Koramil 1208/Manonjaya melaksanakan Program Pembagian 1001 Al Quran dan Iqro di Yayasan Barakatul Huda, Dusun Nempel, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Manonjaya, Kamis, 13 Februari 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan moral dan spiritual generasi penerus bangsa.

Hadir dalam acara ini, Danramil 1208/Manonjaya Lettu Inf Mirhamdi Siregar, yang dengan penuh perhatian menyerahkan Al Quran dan Iqro kepada siswa-siswi PAUD dan Taman Kanak-kanak. Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala Desa Pasir Panjang, Babinsa Desa Pasir Panjang, Kepala Dusun Nempel, Pimpinan Yayasan Barakatul Huda, serta guru pembimbing dan pengajar yang menyaksikan kegembiraan anak-anak saat menerima Al Quran dan Iqro.

Menanamkan Nilai Religius Sejak Usia Dini

Pembagian Al Quran dan Iqro ini bukan sekadar pemberian sarana belajar, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun fondasi akhlak mulia bagi generasi muda. Danramil 1208/Manonjaya Lettu Inf Mirhamdi Siregar menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk kontribusi TNI dalam membina generasi yang berakhlak baik dan cinta tanah air.

“Kami berharap dengan program ini, anak-anak dapat mengenal Al Quran lebih dekat dan menjadikannya pedoman hidup. Ini adalah investasi untuk masa depan bangsa yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Sinergi Bersama untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Keberhasilan program ini tercipta berkat sinergi antara Koramil 1208/Manonjaya dengan berbagai pihak terkait. Kepala Desa Pasir Panjang menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI dalam memajukan pendidikan agama. Pimpinan Yayasan Barakatul Huda pun mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada generasi muda di wilayah ini.

“Kehadiran Koramil 1208/Manonjaya memberikan motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat belajar Al Quran. Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungannya,” ucap Pimpinan Yayasan dengan penuh haru.

Edukasi dan Inspirasi bagi Generasi Qurani

Tidak hanya berhenti pada pembagian buku suci, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan nilai-nilai agama sejak usia dini. Guru pembimbing dan pengajar dengan penuh kasih membimbing anak-anak untuk mulai belajar membaca Al Quran dan Iqro secara bertahap.

Program ini menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli pada pendidikan agama bagi anak-anak. Sinergi yang ditunjukkan Koramil 1208/Manonjaya bersama masyarakat dan tokoh agama diharapkan mampu memperkuat karakter moral dan spiritual generasi penerus.

Membangun Generasi Qurani dengan Kepedulian Sosial

Kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan penuh kehangatan, dengan senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak saat menerima Al Quran dan Iqro. Mereka dengan semangat membuka halaman-halaman suci yang kelak menjadi pedoman hidup mereka.

Program Pembagian 1001 Al Quran dan Iqro ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia. Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk turut serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Mari terus dukung program-program edukatif dan inspiratif seperti ini demi mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Koramil 1208/Manonjaya telah membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai pelindung negara, tetapi juga sebagai penggerak dalam membangun karakter bangsa sejak usia dini.



Sumber : Koramil 1208/Mnj

Rabu, 12 Februari 2025

Koramil 1208/Manonjaya Bagikan 1001 Al-Quran dan Iqro di Madrasah Al Amanah: Menumbuhkan Cinta Al-Quran Sejak Dini

Koramil 1208/Manonjaya
Lettu Inf Mirhamdi Siregar Bersama Anak-anak dan Pengajar Di Madrasah Al Amanah 


Manonjaya, Tasikmalaya – Dalam upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini, Koramil 1208/Manonjaya menggelar program pembagian 1001 Al-Quran dan Iqro kepada siswa-siswi Madrasah Al Amanah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Februari 2025 ini berlangsung di Madrasah Al Amanah, Kp. Sukakarya, Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Tasikmalaya.

Berbagi Cahaya Ilmu untuk Generasi Qur'ani

Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan langkah nyata untuk memperkuat pendidikan agama di kalangan generasi muda. Dengan memberikan Al-Quran dan Iqro, Koramil 1208/Manonjaya berharap dapat menumbuhkan cinta Al-Quran dan memperkuat akhlak mulia sejak usia dini.

Danramil 1208/Manonjaya beserta anggotanya hadir langsung dalam acara ini. Turut hadir pula Pimpinan Yayasan Madrasah Al Amanah, Ustadz Lubis, serta para guru pembimbing yang mendampingi siswa-siswi dengan penuh semangat.

Kebersamaan dan Nilai-Nilai Kebaikan

Kegiatan ini berjalan dengan penuh kebersamaan dan kehangatan. Senyum ceria tampak di wajah para siswa saat menerima Al-Quran dan Iqro yang diberikan. Momen tersebut menjadi bukti bahwa kebaikan yang sederhana dapat membawa kebahagiaan yang luar biasa.

Danramil 1208/Manonjaya menyampaikan, “Pembagian Al-Quran dan Iqro ini adalah bentuk kepedulian kami untuk mendukung pendidikan agama bagi generasi muda. Kami berharap, anak-anak ini kelak menjadi generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berilmu.”

Pendidikan Agama sebagai Pondasi Akhlak Mulia

Pendidikan agama sejak dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Dengan memiliki Al-Quran dan Iqro, diharapkan para siswa dapat lebih giat dalam belajar mengaji dan memahami ajaran agama dengan baik.

Pimpinan Yayasan Madrasah Al Amanah, Ustadz Lubis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Koramil 1208/Manonjaya atas perhatian dan kepeduliannya terhadap pendidikan agama. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi semua,” ungkapnya.

Menebar Kebaikan, Merajut Kebersamaan

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga merajut kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Sebagai bagian dari Kodim 0612/Tasikmalaya, Koramil 1208/Manonjaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dan inspiratif.

Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan membawa berkah bagi semua yang terlibat. Mari terus menebar kebaikan dan menginspirasi generasi Qur'ani untuk masa depan yang lebih baik.




Sumber : Koramil 1208/Manonjaya 

Kamis, 23 Januari 2025

Koramil 1205/Rajapolah Mengharumkan Nama Bangsa, Serma Alif Efendi Siap Berlaga di Kompetisi Internasional MHQ/MTQ

Koramil 1205/Rajapolah
Foto Bersama KH. Falahudin Achmad, M.Pd 

Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya (23/01/2025). Semangat kebangsaan kembali berkobar dari Tanah Sunda. Serma Alif Efendi, anggota Koramil 1205/Rajapolah, Kodim 0612/Tasikmalaya, bersiap menjadi delegasi militer Indonesia pada Lomba MHQ/MTQ Ke-10 Antar Militer Internasional di Arab Saudi yang akan berlangsung pada 29 Januari hingga 13 Februari 2025.

Dalam rangka memberikan dukungan moral dan spiritual, Koramil 1205/Rajapolah menggelar silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Manahijul Huda yang berlokasi di Kecamatan Rajapolah. Acara ini dipimpin oleh Danramil 1205/Rajapolah, Kapten Inf. Mukhlis Gozali, bersama KH. Falahudin Achmad, M.Pd., selaku Pimpinan Ponpes, serta dihadiri oleh Bati Tuud Serma Alif Efendi dan Babinsa Desa Sukaraja, Sertu Hariyanto.

Doa dan Harapan dari Tanah Rajapolah

Dalam suasana penuh khidmat, Kapten Inf. Mukhlis Gozali menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang diterima Serma Alif Efendi. “Ini bukan hanya kebanggaan bagi Koramil 1205/Rajapolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Tasikmalaya dan Indonesia. Kita doakan bersama agar beliau diberikan kelancaran dan kesuksesan di Arab Saudi,” ungkapnya.

KH. Falahudin Achmad turut memberikan doa dan motivasi. "Kemampuan Serma Alif dalam memahami Al-Qur'an adalah karunia luar biasa. Semoga beliau membawa berkah bagi negeri ini," ujar beliau dengan penuh semangat.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Keberangkatan Serma Alif Efendi bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga simbol bahwa nilai-nilai keagamaan dapat berdampingan dengan dedikasi militer. Babinsa Desa Sukaraja, Sertu Hariyanto, menambahkan, "Ini adalah contoh nyata bahwa seorang prajurit tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga mampu menorehkan prestasi dalam bidang agama."

Rajapolah: Titik Lahirnya Prestasi Global

Kecamatan Rajapolah, yang dikenal dengan kerajinan anyaman khasnya, kini menjadi saksi lahirnya generasi inspiratif. Keberangkatan Serma Alif ke kancah internasional membawa pesan bahwa prestasi dari daerah kecil bisa menginspirasi dunia.

Seluruh masyarakat Tasikmalaya diajak turut mendoakan. “Semoga langkah Serma Alif Efendi diberkahi dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Aamiin YRA,” tutur KH. Falahudin menutup acara.

Do'a Dan Dukungan Untuk Serma Alif Efendi Yang Akan Kompetisi Internasional 

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa dukungan komunitas lokal adalah pondasi kokoh untuk menciptakan generasi unggul yang berdaya saing di kancah global. Dengan doa dan harapan bersama, semoga Serma Alif Efendi mampu mengharumkan nama bangsa di pentas internasional.



Sumber : Koramil 1205/Rajapolah 

Sabtu, 18 Januari 2025

Koramil 1205/Rajapolah Hadirkan Kepedulian Melalui Imtihan dan Santunan Anak Yatim Piatu di Majelis Ta'lim Miftahur Rohmat

Koramil 1205/Rajapolah
Imtihan Majelis Ta'lim Miftahur Rohmat 

Rajapolah, Tasikmalaya – Malam penuh keberkahan tersaji pada Sabtu, 18 Januari 2025, di Madrasah Miftahur Rohmat, Kampung Sukaruas, Desa Sukaraja. Kegiatan Imtihan Majelis Ta'lim Miftahur Rohmat berlangsung khidmat, menggabungkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan silaturahmi yang mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Dalam acara ini, Serma Alif Effendi hadir mewakili Danramil 1205/Rajapolah. Selain berperan sebagai qori dengan lantunan ayat suci yang menyentuh hati, ia juga menjadi penghubung yang membawa pesan kepedulian dari Koramil kepada masyarakat. Kehadirannya menguatkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun solidaritas dan empati.

Sambutan disampaikan oleh Sertu Hariyanto, yang menekankan pentingnya semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. “Acara ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai agama dan kebersamaan dapat menjadi dasar untuk membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kasih sayang,” ucapnya.

Sertu Hariyanto juga secara simbolis menyerahkan santunan kepada 13 anak yatim piatu. Bantuan ini disalurkan melalui para dermawan, yakni Bapak Saepul Rohman dan Bapak Suyanto, yang dengan tulus berbagi rezeki untuk meringankan beban dan memberikan harapan baru bagi anak-anak tersebut.

Hadirin yang Memperkuat Silaturahmi

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang mencerminkan kekompakan masyarakat. Kepala Desa Sukaraja, Asep Nandang, S.Pd.I., memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Ajengan Jajang Saipul Milah, pimpinan Madrasah Miftahur Rohmat, turut memberikan motivasi spiritual yang mendalam. Ketua DKM Masjid Jami Al-Hikmat, Ustad Tatang Kadarusman, bersama tokoh agama lainnya, menambah kehangatan acara dengan nasihat yang inspiratif.

Para Ketua RT setempat Endang Tedi, Yudi Herdani, dan Jajang Lukman juga hadir, memastikan bahwa kegiatan berjalan lancar. Tidak ketinggalan, santri dan santriyah Pondok Pesantren Miftahur Rohmat turut serta menyemarakkan acara, menampilkan wajah generasi muda yang bersemangat dalam mengamalkan nilai-nilai agama.

Kegiatan yang Menginspirasi dan Bermakna

Keberhasilan acara ini tidak hanya terlihat dari suasana khidmat yang tercipta, tetapi juga dari pesan-pesan positif yang tersampaikan. Peran Serma Alif Effendi sebagai perwakilan Danramil 1205/Rajapolah sekaligus qori menunjukkan bagaimana Koramil senantiasa hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas militer, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.

Acara ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat membawa pesan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Di malam yang penuh berkah itu, Kampung Sukaruas tidak hanya bersinar karena lampu-lampu malam, tetapi juga karena cahaya cinta, kasih sayang, dan harapan yang terpancar dari setiap individu yang hadir. Kegiatan seperti ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk melestarikan budaya berbagi dan peduli.





Sumber : Pendim 0612/Tsm, Koramil 1205/Rajapolah 

Kamis, 16 Januari 2025

Pengajian Akbar dan Perpisahan KKN UNSIL 51: Merajut Keimanan dan Kearifan Lokal Desa Malatisuka

KKN Universitas Siliwangi
Perpisahan KKN 51 Universitas Siliwangi 

Tasikmalaya, 16 Januari 2025 – Nuansa religius dan kebersamaan memenuhi Gedung Serbaguna Kp. Cidamar, Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung. Acara Pengajian Akbar memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW sekaligus perpisahan KKN 51 Universitas Siliwangi (UNSIL) berhasil menyatukan masyarakat desa, tokoh agama, pemerintah, dan mahasiswa dalam harmoni yang penuh makna.

Dengan tema “Menggapai Hikmah Perjalanan Isra Mi'raj: Memperkuat Keimanan Serta Kebersamaan”, acara ini dihadiri berbagai elemen penting, mulai dari Kepala Desa Malatisuka Asep Yusuf, Babinsa Desa Malatisuka Serka MT Mulyana, hingga Ketua MUI Desa Malatisuka KH Irpan. Hadir pula Babinkamtibmas Bripka Anton K., sesepuh Pondok Pesantren Assyahidiah Ust. Irfan Ipayatulloh, serta tokoh masyarakat dan mahasiswa KKN UNSIL.

Pengajian ini bukan hanya refleksi keimanan, tetapi juga simbol kebersamaan warga dalam memahami hikmah Isra Mi'raj sebagai fondasi mempererat hubungan sosial. Ustaz Irfan Ipayatulloh dalam ceramahnya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan menguatkan iman di tengah tantangan zaman.

Perpisahan KKN: Menanam Jejak Edukasi dan Revitalisasi Potensi Lokal

Acara ini juga menjadi momentum perpisahan mahasiswa KKN 51 UNSIL yang telah melaksanakan pengabdian sejak 17 Desember 2024. Dengan tema "Revitalisasi Potensi Kearifan Lokal melalui Edukasi dan Pengembangan UMKM Desa", mahasiswa KKN tidak hanya berkontribusi dalam kegiatan edukatif tetapi juga berperan dalam pemberdayaan usaha mikro di desa.

Ketua Koordinator KKN, Wildan Ahmad, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat masyarakat Desa Malatisuka. “Kami belajar banyak dari kearifan lokal dan semangat gotong-royong warga. Semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi Desa Malatisuka ke depan,” ungkap Wildan.

Harmoni Pemerintah dan Masyarakat

Kepala Desa Asep Yusuf mengungkapkan rasa bangganya terhadap kolaborasi yang terjalin selama ini. “Kehadiran KKN UNSIL membawa energi positif, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya potensi lokal. Saya berharap pengajian ini juga menginspirasi kita semua untuk terus bersinergi,” ujarnya.

Babinsa Desa Malatisuka, Serka MT Mulyana, turut memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi untuk menciptakan desa yang lebih mandiri dan berdaya.

Babinsa Desa Malatisuka dengan Mahasiswa KKN 51 UNSIL 

Antusiasme Warga: Bukti Semangat Kebersamaan

Kegiatan ini diikuti dengan berbagai agenda menarik, termasuk tanya jawab interaktif dengan tokoh agama dan pemuda, persembahan seni islami dari kader desa, serta pameran produk UMKM hasil bimbingan mahasiswa KKN. Partisipasi aktif dari kader PKK, linmas, dan karang taruna menunjukkan semangat gotong-royong yang menjadi identitas kuat Desa Malatisuka.

Acara yang berlangsung hingga siang hari ini tidak hanya menjadi ajang refleksi keagamaan tetapi juga perwujudan nyata dari nilai-nilai Islami yang memperkuat solidaritas masyarakat. Masyarakat Desa Malatisuka pulang dengan semangat baru, membawa pesan penting dari Isra Mi'raj dan kebersamaan sebagai pondasi kemajuan bersama.





Sumber : Koramil 1208/Mnj

Rabu, 15 Januari 2025

Meneladani Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW: Kota Tasikmalaya Gelar Peringatan Isro Mi'raj di Masjid Agung

Peringatan Isro Mi'raj
Suasana Khidmat Peringkatan Isro Mi'raj Di Dalam Mesjid 

Tasikmalaya, 15 Januari 2025 – Dalam semangat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan, Pemerintah Kota Tasikmalaya menyelenggarakan peringatan Isro Mi'raj tingkat kota bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, menghadirkan atmosfer penuh kekhidmatan dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, unsur masyarakat, serta ratusan jamaah.

Penceramah utama, Drs. KH. Tengku Maulana S.M., mengupas tema "Meneladani Spiritual Perjalanan Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW untuk Mengokohkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT". Dalam ceramahnya, KH. Tengku Maulana mengajak jamaah untuk merenungkan makna perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi spiritual dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Tokoh-Tokoh yang Hadir

Acara ini dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pejabat hingga tokoh agama dan masyarakat. Di antara tamu kehormatan yang turut hadir:

  • Drs. Asep Sukmana, M.Si., Penjabat (Pj.) Wali Kota Tasikmalaya.

  • Viman Alfarizi Ramadhan, Wali Kota Tasikmalaya terpilih.

  • Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya beserta jajaran Forkopimda.

  • Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, diwakili oleh Danramil 1201/Tawang.

Kepala BUMN, Babinsa Kelurahan Tawangsari, unsur pemerintah daerah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dari seluruh Kota Tasikmalaya.

Sinergi Spiritual dan Sosial

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi keagamaan, tetapi juga memperkuat hubungan antarwarga, pemerintah, dan instansi. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, seluruh peserta tampak antusias menyimak ceramah dan berdiskusi. Kehadiran unsur TNI-Polri dan tokoh masyarakat turut memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

Pj. Wali Kota Tasikmalaya, Drs. Asep Sukmana, dalam sambutannya mengungkapkan, “Melalui momen Isro Mi'raj ini, kita diajak untuk mengokohkan iman dan taqwa serta terus merawat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Tasikmalaya.”

Kegiatan Berjalan Lancar dan Aman

Kehadiran Danramil 1201/Tawang yang mewakili Dandim 0612/Tasikmalaya menjadi simbol sinergi TNI dengan masyarakat. Selama acara berlangsung, koordinasi antara panitia, aparat keamanan, dan jamaah berjalan baik. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kedamaian spiritual, tetapi juga menyiratkan pesan kebersamaan yang kokoh di tengah dinamika sosial.

Solusi dalam Kehidupan Beragama

Melalui tema yang diangkat, peringatan Isro Mi'raj ini menggarisbawahi pentingnya mengaplikasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang disampaikan oleh KH. Tengku Maulana, perjalanan Nabi Muhammad SAW memberikan pelajaran untuk tetap kokoh menghadapi ujian kehidupan, berserah kepada Allah, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Acara ini menjadi salah satu dari sekian banyak langkah Kota Tasikmalaya dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh empati. Dengan lancarnya kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi dan keimanan semakin tumbuh subur, menjadi fondasi kokoh dalam membangun Kota Tasikmalaya yang lebih baik.

"Meneladani perjalanan Nabi adalah menapaki jalan terang menuju keberkahan hidup bersama."




Sumber : Pendim 0612/Tsm,dan Koramil 1201/Tawang 

Kamis, 09 Januari 2025

Hidup Indah Seindah Baik Sangka: Mengurai Kebahagiaan di Kajian MATA Akbar

Kajian MATA Akbar
Kajian MATA Akbar 

Tasikmalaya, Januari 2025 – Apa yang membuat hidup terasa indah? Jawabannya terletak pada hati yang lapang dan pikiran yang selalu berbaik sangka. Baik sangka kepada Allah dan sesama manusia bukan hanya soal keyakinan, tapi juga kunci untuk mengusir segala bentuk "sumber penderitaan hidup" yang sering kali mengganggu langkah kita.

Mengangkat tema “Hidup Indah Seindah Baik Sangka”, Kajian MATA Akbar hadir untuk memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hati yang kerap membebani pikiran. Acara ini akan berlangsung pada Ahad, 12 Januari 2025, di Masjid Al Muttaqin, Grand Mayasari Estate, Jalan BKR, Tasikmalaya, pukul 08.00-11.00 WIB.

Mengupas Baik Sangka Bersama Ustadz Dedi Irawan

Kajian spesial ini menghadirkan pembicara inspiratif, Ustadz Dedy Irawan, seorang Co-Founder PPA Institute, Trainer PPA, sekaligus penulis buku yang sudah dikenal luas. Dengan pendekatan yang solutif dan membumi, beliau akan memandu peserta untuk memahami esensi baik sangka sebagai fondasi hidup yang penuh makna.

Berbaik Sangka: Menemukan Jalan Menuju Kebahagiaan

Dalam setiap takdir yang diberikan Allah, ada hikmah yang harus kita gali. Melalui perspektif positif, kita bisa mengubah cara pandang terhadap setiap ujian kehidupan. Baik sangka bukan hanya mendamaikan hati, tapi juga menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan hidup.

Informasi Penting

  • Hari/Tanggal: Ahad, 12 Januari 2025

  • Waktu: 08.00-11.00 WIB

  • Lokasi: Masjid Al Muttaqin, Grand Mayasari Estate, Jl. BKR, Tasikmalaya

GRATIS dan terbuka untuk umum

Informasi & Registrasi: Hubungi Admin PPA Tasik di 0822-2655-4446

Kenapa Anda Harus Hadir?

Kajian ini tidak sekadar menyampaikan ceramah, tetapi memberikan wawasan praktis tentang cara membangun hidup yang lebih indah melalui hati yang senantiasa berbaik sangka. Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, Ustadz Dedy Irawan akan membawa Anda menyelami makna hidup yang sejati.

Tidak ada alasan untuk menunda kebahagiaan. Mari hadir dan temukan bagaimana baik sangka bisa menjadi kunci kehidupan yang indah. Jadikan momen ini sebagai awal perubahan diri menuju ketenangan jiwa yang hakiki.

Catatan: Tempat terbatas. Pastikan Anda mendaftar segera!




Sumber : https://www.instagram.com/ppalctasikigsh=MThycGhwMWJsbXczaQ==

Minggu, 05 Januari 2025

Mencintai Allah: Kajian Inspiratif di Mesjid Agung Tasikmalaya

Kajian Inspiratif di Mesjid Agung Tasikmalaya

Kajian Inspiratif di Mesjid Agung Tasikmalaya

Tasikmalaya - Menyongsong tahun baru dengan semangat spiritual, Muraabith menghadirkan kajian tematik yang mendalam dan inspiratif pada Senin, 6 Januari 2025. Bertempat di Mesjid Agung Tasikmalaya, acara ini mengajak para jamaah untuk menelusuri makna cinta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala melalui kajian Riyadhus Shalihin: Mencintai Allah dan Tanda Kecintaan Allah yang akan disampaikan oleh Ustadz Ii Ali Nurjani, Lc, seorang pendakwah dengan wawasan yang luas dan pendekatan yang menyejukkan hati.

Jadwal dan Informasi Penting

🗓️ Hari/Tanggal: Senin, 6 Januari 2025 (6 Rajab 1446 H)

⏰ Waktu: 09.00 - 10.45 WIB

🕌 Lokasi: Mesjid Agung Tasikmalaya

Acara ini terbuka untuk umum, dengan beberapa hal yang disarankan bagi para jamaah:

1. Membawa catatan untuk menyimpan hikmah yang didapat.

2. Menyiapkan infaq terbaik untuk mendukung keberlanjutan dakwah.

Kemudahan Donasi

Bagi yang ingin berpartisipasi dalam mendukung kegiatan dakwah ini, Yayasan Muraabith Sinergi Ummat menyediakan berbagai kanal donasi:

✅ Transfer bank ke BSI 7139114412 a.n. Yayasan Muraabith Sinergi Ummat

✅ Infaq melalui QRIS yang tersedia selama kajian berlangsung.

✅ Program Kencleng Muraabith, kotak amal kecil yang dapat dibawa pulang untuk mendukung amal harian.

Mengapa Harus Hadir?

Kajian ini tak sekadar berbicara tentang teori, melainkan menggugah jiwa untuk memahami cinta sejati kepada Sang Pencipta. Dengan suasana masjid yang khusyuk dan pembawaan Ustadz Ii Ali Nurjani yang penuh hikmah, acara ini adalah momen yang tepat untuk merefleksikan hubungan spiritual kita dan memperkuat kecintaan kepada Allah.

Bersama Menuju Kebaikan

Sebagai bentuk dakwah bil lisan dan bil amal, jamaah juga diajak untuk berbagi kebaikan dengan menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, sahabat, dan komunitas sekitar. Setiap langkah kecil untuk mengajak dalam kebaikan bernilai besar di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Informasi dan Konfirmasi

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi donasi, silakan hubungi:

https://wa.me/6281222226244

https://wa.me/6281220056699

Mari bersama-sama hadir dan semarakkan kajian ini. Semoga Allah meridhoi setiap niat baik kita dan menjadikan langkah kita sebagai amal saleh yang abadi.


Sumber: Instagram @Muraabith


Sabtu, 04 Januari 2025

Kaji Inspirasi Tafsir Al Jailani di Cipasung: Momentum Isra Mi'raj yang Menghidupkan Semangat Keilmuan Islam


Isra Mi'raj yang Menghidupkan Semangat Keilmuan Islam
Syeikh Assayyid Muhammad Fadhil Al Jailani

Tasikmalaya – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi lebih dari sekadar ritual di Pondok Pesantren Cipasung. Dalam semangat mendalam untuk menggali hikmah, Muslimat NU Jawa Barat menghadirkan dua tokoh luar biasa: Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, dan ulama dunia, Syeikh Assayyid Muhammad Fadhil Al Jailani.

Bukan tanpa alasan acara ini begitu istimewa. Syeikh Fadhil, seorang ulama besar yang dikenal melalui dedikasinya terhadap manuskrip agung Tafsir Al Jailani, hadir untuk membagikan ilmunya secara langsung. Manuskrip monumental ini, yang ditemukan di Vatikan setelah terkubur selama 800 tahun, adalah karya Sulthanul Awliya, Syekh Abdul Qodir Al Jailani, yang kini diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Maghdub, Dhallin, dan Penafsiran Revolusioner

Kajian Tafsir Al Jailani menghadirkan sudut pandang baru yang memperluas cakrawala pemahaman ayat-ayat suci. Salah satu yang menarik adalah tafsir Surat Al-Fatihah. Dalam tafsir ini, Maghdub tak hanya merujuk pada kaum Yahudi, tetapi juga mereka yang menyembah benda mati seperti api dan pohon. Sementara itu, Dhallin mencakup manusia yang terperdaya oleh dunia dan hawa nafsu.

“Syeikh Abdul Qodir Al Jailani menawarkan kedalaman makna yang jarang ditemukan dalam tafsir lainnya,” ungkap Syeikh Fadhil. Metodologi tafsir bil-Quran, bil-hadits, dan pendekatan unik berdasarkan ajaran Ali bin Abi Thalib memberikan dimensi baru dalam memahami Al-Qur'an.

Khofifah: Perjalanan Panjang Menghadirkan Ulama Dunia

Kehadiran Syeikh Fadhil di Cipasung bukanlah hal yang mudah. Menurut Khofifah, upayanya melibatkan perjalanan dari Turki hingga Mekkah untuk memohon langsung agar Syeikh Fadhil bersedia membagikan ilmu tafsir ini. "Butuh usaha dan doa yang panjang, namun inilah salah satu momen terbaik Muslimat NU Jawa Barat," ujarnya.

Lebih dari Sekadar Perayaan

Momentum ini juga menjadi ajang berbagi kasih. Dalam rangkaian acara, Muslimat NU memberikan santunan kepada anak yatim, menjadikan peringatan ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

Tafsir Al Jailani, dengan keunikannya, bukan hanya menyentuh ranah intelektual, tetapi juga membangun kesadaran spiritual dan sosial yang lebih mendalam. Pesan ini menjadi relevan di tengah tantangan modernitas yang sering kali menjauhkan manusia dari nilai-nilai hakiki.

Membangkitkan Tradisi Keilmuan Islam

Di era ketika budaya kajian mendalam semakin langka, acara ini menjadi pengingat untuk kembali menggali khazanah Islam yang kaya. Lebih dari sekadar peringatan Isra Mi’raj, ini adalah langkah untuk menghidupkan semangat keilmuan, menguatkan nilai-nilai ukhuwah, dan membawa cahaya ilmu ke tengah masyarakat.

Peringatan ini menjadi pesan kuat bagi generasi muda: bahwa belajar dan berbagi adalah inti dari peradaban Islam yang gemilang. Tafsir Al Jailani, yang kini dapat diakses dalam berbagai bahasa, adalah hadiah berharga untuk umat Islam di seluruh dunia, sebuah warisan ilmu yang harus terus dilestarikan.

Cipasung, Tasikmalaya – Melampaui Tradisi, Menebar Hikmah.


Sumber : Foto NU Online Jabar dan https://jabar.nu.or.id/kota-tasikmalaya/peringatan-isra-mi-raj-nabi-muhammad-saw-jelang-harlah-muslimat-nu-ke-79-kajian-langka-tafsir-al-jailani-di-ponpes-cipasung-nbxMB 

DI ANTARA NAMA-NAMA YANG TAK LAGI BERSUARA, PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG XXIII KODIM 0612/TASIKMALAYA MENITIPKAN DOA DI TMP KAROENG

Tabur Bunga Di Salahsatu Makam Pahlawan Karoeng Kota Tasikmalaya  Tasikmalaya — Pagi itu tidak sekadar dingin. Ia membawa sunyi yang berbeda...