Powered By Blogger

Senin, 27 Januari 2025

Kodim 0612/Tasikmalaya Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD Gratis di SMA 5 Tasikmalaya: "Tidak Dipungut Biaya"

Kodim 0612/Tasikmalaya
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 


Tasikmalaya, 27 Januari 2025 – Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar sosialisasi rekrutmen TNI Angkatan Darat di SMA 5 Tasikmalaya pada Jumat, 24 Januari 2025. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada para siswa bahwa proses seleksi TNI AD sepenuhnya gratis dan tanpa biaya.

Dalam kegiatan ini, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos, selaku Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, menegaskan bahwa pendaftaran untuk bergabung dengan TNI AD tidak dipungut biaya apapun, dan seleksi dilakukan secara terbuka, adil, serta profesional. "Kami ingin generasi muda tahu bahwa peluang untuk menjadi bagian dari TNI Angkatan Darat ini terbuka lebar tanpa biaya apa pun. Ini adalah kesempatan untuk mengabdi kepada negara melalui jalur Kemiliteran," ujar Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos.

Ibu Kepala Sekolah SMA 5 Tasikmalaya Hj. Iis Suminar Rahmi. S.Pd., M.Pd turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan terhadap sosialisasi yang digelar oleh Kodim 0612/Tasikmalaya. Meskipun tidak memberikan sambutan, kehadirannya menambah semangat kegiatan tersebut.

Setelah pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang penuh antusias. Para siswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses seleksi, persyaratan fisik, dan kehidupan sebagai prajurit TNI. Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos memberikan penjelasan rinci untuk menjawab setiap pertanyaan dan memastikan siswa memiliki pemahaman yang komprehensif.

Melalui sosialisasi ini, Kodim 0612/Tasikmalaya berharap dapat menarik minat lebih banyak pemuda yang memiliki semangat mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan semangat bela negara dan disiplin, serta memberikan wawasan bagi generasi muda tentang potensi yang bisa dikembangkan melalui karir di TNI.




Sumber : Pendim 0612/Tasikmalaya 

Sabtu, 25 Januari 2025

Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 1205/Rajapolah: Bukan Sekadar Latihan, Ini Tentang Membentuk Pemimpin Masa Depan!

Koramil 1205/Rajapolah
Danramil 1205/Rajapolah Membuka Kegiatan Pembukaan Latihan Pembentukan Karakter 

Rajapolah, Tasikmalaya – Di tengah hiruk-pikuk zaman yang semakin modern, satu hal tetap abadi: pentingnya pembentukan karakter generasi muda. Sabtu pagi, 25 Januari 2025, halaman Pondok Pesantren Shuffah Al Jama'ah di Kampung Bantar Kadu menjadi saksi sebuah langkah besar dalam melahirkan pemimpin masa depan.

Koramil 1205/Rajapolah, melalui program Saka Wira Kartika, menggelar Latihan Dasar Gerakan Pramuka. Namun, ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah ruang untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, nasionalisme, dan jiwa kebangsaan kepada anak-anak muda, yang disebut-sebut sebagai "aset tak ternilai bangsa."

Ketika Pramuka Lebih dari Sekadar Baris-Berbaris

Dibuka langsung oleh Danramil 1205/Rajapolah, Kapten Inf. Mukhlis Gozali, kegiatan ini membawa tema yang berkelas: “Mewujudkan Binter TNI AD melalui Gerakan Pramuka Saka Wira Kartika guna membentuk generasi muda yang peduli lingkungan, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan serta cinta tanah air.”

Dalam sambutannya, Kapten Inf. Mukhlis tak berbasa-basi. Beliau menegaskan bahwa Pramuka bukan hanya tentang seragam dan tali-temali, tetapi sebuah gerakan strategis untuk membentuk generasi yang punya nyali besar, karakter kokoh, dan cinta tanah air tanpa basa-basi.

"Pramuka adalah investasi jangka panjang bangsa ini. Ini adalah tempat kita memupuk jiwa nasionalisme dan membangun fondasi kebangsaan yang kokoh," tegasnya.

Siapa Saja yang Hadir? Semua yang Peduli!

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang punya visi yang sama: membangun generasi muda. Mulai dari Kasi Trantribum Kecamatan Rajapolah, Asep Kartiwa, S.Sos., hingga Ketua Kwaran Rajapolah Hj. Fatimah, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Rajapolah Iptu Roni Hendiawan, serta para kepala desa se-Kecamatan Rajapolah. Bahkan, Ustadz Hasan Yusuf, pimpinan pesantren tempat acara digelar, turut mendukung penuh kegiatan ini.

Misi Besar di Balik Kegiatan

Latihan dasar ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik atau rutinitas mingguan. Di baliknya, ada misi besar untuk mencetak generasi muda yang mampu menjaga persatuan bangsa di tengah ancaman global. Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI dikemas dalam cara yang menarik dan aplikatif, jauh dari kesan membosankan.

Kapten Mukhlis juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan solidaritas. "Ini bukan cuma tentang Pramuka, ini tentang masa depan bangsa. Solidaritas dan jiwa patriotisme adalah kunci untuk melindungi persatuan," ujarnya.

Kenapa Penting untuk Peduli?

Generasi muda adalah cerminan masa depan. Jika mereka gagal memahami arti nasionalisme, siapa lagi yang akan menjaga Indonesia dari ancaman perpecahan? Gerakan Pramuka hadir sebagai solusi nyata, dengan pendekatan edukatif yang menyentuh aspek mental, fisik, dan spiritual.

Pesan yang Menginspirasi

Kegiatan ini membawa pesan mendalam: bahwa pemuda hari ini bukan hanya sekadar penerus, tetapi juga pengubah dan pelopor. Dengan jiwa nasionalisme yang kuat, karakter yang kokoh, dan solidaritas yang solid, masa depan bangsa ini ada di tangan yang tepat.

Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 1205/Rajapolah tak sekadar membentuk anggota, tetapi mencetak pemimpin masa depan. Siapkah kamu menjadi bagian dari perubahan ini?

(Ketika kamu mendengar bunyi tepuk Pramuka, itu adalah suara masa depan yang dipanggil. Bangkitlah, generasi muda!)



Sumber : Koramil 1205/Rajapolah 

Kamis, 23 Januari 2025

Koramil 1205/Rajapolah Mengharumkan Nama Bangsa, Serma Alif Efendi Siap Berlaga di Kompetisi Internasional MHQ/MTQ

Koramil 1205/Rajapolah
Foto Bersama KH. Falahudin Achmad, M.Pd 

Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya (23/01/2025). Semangat kebangsaan kembali berkobar dari Tanah Sunda. Serma Alif Efendi, anggota Koramil 1205/Rajapolah, Kodim 0612/Tasikmalaya, bersiap menjadi delegasi militer Indonesia pada Lomba MHQ/MTQ Ke-10 Antar Militer Internasional di Arab Saudi yang akan berlangsung pada 29 Januari hingga 13 Februari 2025.

Dalam rangka memberikan dukungan moral dan spiritual, Koramil 1205/Rajapolah menggelar silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Manahijul Huda yang berlokasi di Kecamatan Rajapolah. Acara ini dipimpin oleh Danramil 1205/Rajapolah, Kapten Inf. Mukhlis Gozali, bersama KH. Falahudin Achmad, M.Pd., selaku Pimpinan Ponpes, serta dihadiri oleh Bati Tuud Serma Alif Efendi dan Babinsa Desa Sukaraja, Sertu Hariyanto.

Doa dan Harapan dari Tanah Rajapolah

Dalam suasana penuh khidmat, Kapten Inf. Mukhlis Gozali menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang diterima Serma Alif Efendi. “Ini bukan hanya kebanggaan bagi Koramil 1205/Rajapolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Tasikmalaya dan Indonesia. Kita doakan bersama agar beliau diberikan kelancaran dan kesuksesan di Arab Saudi,” ungkapnya.

KH. Falahudin Achmad turut memberikan doa dan motivasi. "Kemampuan Serma Alif dalam memahami Al-Qur'an adalah karunia luar biasa. Semoga beliau membawa berkah bagi negeri ini," ujar beliau dengan penuh semangat.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Keberangkatan Serma Alif Efendi bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga simbol bahwa nilai-nilai keagamaan dapat berdampingan dengan dedikasi militer. Babinsa Desa Sukaraja, Sertu Hariyanto, menambahkan, "Ini adalah contoh nyata bahwa seorang prajurit tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga mampu menorehkan prestasi dalam bidang agama."

Rajapolah: Titik Lahirnya Prestasi Global

Kecamatan Rajapolah, yang dikenal dengan kerajinan anyaman khasnya, kini menjadi saksi lahirnya generasi inspiratif. Keberangkatan Serma Alif ke kancah internasional membawa pesan bahwa prestasi dari daerah kecil bisa menginspirasi dunia.

Seluruh masyarakat Tasikmalaya diajak turut mendoakan. “Semoga langkah Serma Alif Efendi diberkahi dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Aamiin YRA,” tutur KH. Falahudin menutup acara.

Do'a Dan Dukungan Untuk Serma Alif Efendi Yang Akan Kompetisi Internasional 

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa dukungan komunitas lokal adalah pondasi kokoh untuk menciptakan generasi unggul yang berdaya saing di kancah global. Dengan doa dan harapan bersama, semoga Serma Alif Efendi mampu mengharumkan nama bangsa di pentas internasional.



Sumber : Koramil 1205/Rajapolah 

Koramil 1208/Manonjaya dan BPP Manonjaya Dorong Kemajuan Pertanian Bersama Petani Milenial

Koramil 1208/Manonjaya
Semangat Kolaborasi Antara Anggota Koramil, Penyuluh, Dan Petani Milenial Setempat


Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya – Langkah nyata dalam mendukung sektor pertanian terus diperlihatkan Koramil 1208/Manonjaya bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Manonjaya. Pada Kamis, 23 Januari 2025, pukul 09.00 WIB, kegiatan pendampingan pertanian dilaksanakan di BPP Kecamatan Manonjaya dengan semangat kolaborasi antara anggota Koramil, penyuluh, dan petani milenial setempat.

Dipimpin oleh Serka Ujang Rohmat, Bamin Komsos Koramil 1208/Manonjaya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada petani mengenai teknik pemeliharaan tanaman yang benar dan berkelanjutan. Pendampingan ini menjadi wujud kepedulian TNI dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa, terutama di Desa Manonjaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Sinergi dalam Kegiatan:

Hadir dalam kegiatan ini adalah:

  • Serka Ujang Rohmat, perwakilan dari Koramil 1208/Manonjaya yang memimpin jalannya acara.

  • Ujang Saepul, Koordinator BPP Kecamatan Manonjaya, yang memberikan penyuluhan terkait teknik pertanian.

  • Teni, salah satu petani milenial yang turut aktif berbagi pengalaman dan inovasi pertanian modern.

  • Para anggota Koramil 1208/Manonjaya yang mendukung jalannya pendampingan.

Dalam sesi pendampingan, para petani diberikan edukasi tentang metode pemeliharaan tanaman yang efektif, termasuk cara menjaga kualitas hasil panen dan meminimalkan risiko kerusakan akibat hama. Selain itu, diskusi interaktif juga digelar untuk mendengar aspirasi dan tantangan yang dihadapi para petani di lapangan.

Pemberdayaan Petani Milenial

Keterlibatan petani milenial, seperti Ibu Teni, menunjukkan semangat regenerasi dalam sektor pertanian. Kehadiran mereka membawa inovasi dan perspektif baru yang mampu mengoptimalkan potensi lahan pertanian. Dengan dukungan Koramil dan BPP, petani milenial diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam memajukan pertanian berbasis teknologi di wilayah Manonjaya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkrit dalam membangun sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan lokal. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Kabupaten Tasikmalaya.






Sumber : Koramil 1208/Manonjaya

Rabu, 22 Januari 2025

Membangun Generasi Emas: Danramil 1207/Cisayong Bakar Semangat Kebangsaan di SMK Igasar Pindad

Koramil 1207/Cisayong
Danramil 1207/Cisayong Menggelorakan Semangat Kebangsaan 


Cisayong, Tasikmalaya – Rabu pagi yang cerah, suasana berbeda terasa di SMK Igasar Pindad. Tepat pukul 08.30 WIB, sekolah ini menjadi saksi hadirnya Kapten Cba Lulus Rahayu, Danramil 1207/Cisayong, yang datang bukan sekadar kunjungan, melainkan untuk menggelorakan semangat kebangsaan kepada para siswa-siswi.

Tidak ada yang lebih penting bagi generasi muda selain memahami arti cinta tanah air, dan inilah yang menjadi inti dari materi wawasan kebangsaan yang disampaikan. Didampingi oleh Kepala Sekolah apt. Astrid Kallista Santika, S.Si., para guru, serta Babinsa Desa Jatihurip, Kapten Lulus membangun dialog yang hidup, jauh dari kesan kaku.

Membidik Isu yang Relevan

Dalam penyampaiannya, Danramil tidak hanya membahas konsep abstrak kebangsaan, tetapi juga menyentuh isu nyata yang dekat dengan kehidupan pelajar: vandalisme, pergaulan bebas, hingga bahaya narkoba dan miras. Semua dikupas dengan gaya yang lugas dan penuh empati, mengajak siswa untuk memahami dampak buruk dari perilaku negatif tersebut.

“Nasionalisme itu bukan hanya tentang hormat bendera. Ini tentang bagaimana kalian, generasi muda, menjaga diri, mencintai tanah air, dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Kapten Lulus di tengah materi. Pernyataan ini menggugah kesadaran siswa bahwa menjaga diri dari pengaruh buruk adalah salah satu wujud bela negara.

Bukan Sekadar Ceramah, Tapi Langkah Nyata

Yang menarik, sesi ini tidak hanya berisi pengarahan satu arah. Kapten Lulus mengajak siswa berdiskusi, berbagi pendapat, bahkan memberi mereka ruang untuk bertanya. Ini menjadikan suasana lebih hidup dan membuat siswa merasa dihargai.

Pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah apt. Astrid Kallista Santika, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Pembinaan seperti ini bukan hanya penting, tetapi sangat mendesak untuk dilakukan, mengingat tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini,” ujarnya.

Menanamkan Karakter yang Kokoh

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan SMK Igasar Pindad mampu mencetak siswa-siswi yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam. Ir. H. Parikesit Wirasutisna, pemilik yayasan sekolah, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah landasan utama yang tidak boleh diabaikan.

“Wawasan kebangsaan itu adalah pondasi. Kalau generasi muda kita paham jati diri mereka sebagai anak bangsa, mereka tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” tuturnya.

Pesan yang Mengakar

Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi momentum penting bagi siswa untuk merefleksikan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa. Semangat yang ditanamkan di SMK Igasar Pindad hari itu menjadi bukti nyata bahwa membangun bangsa tidak melulu soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun jiwa-jiwa muda yang tangguh.

Sebagai catatan, apa yang dilakukan Danramil 1207/Cisayong bukanlah sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan negeri.

“Ketika pemuda sadar akan arti kebangsaan, mereka bukan hanya belajar tentang bangsa ini. Mereka menjadi bangsa ini.”




Sumber : Pendim 0612/Tsm, dan Koramil 1207/Cisayong 

Selasa, 21 Januari 2025

Lahan Pesantren Jadi Lokasi Swasembada Pangan: Kolaborasi Polres Tasikmalaya Kota dan Ponpes Al-Ashriyyah Nurul Ihsan

Swasembada Pangan

Lahan Pesantren Menjadi Lokasi Swasembada Pangan

Tasikmalaya, 21 Januari 2025 – Sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Polres Tasikmalaya Kota bersama Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan mengembangkan lahan seluas enam hektare di Kampung Salapan, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, sebagai lokasi penanaman jagung. Langkah ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menghadirkan peluang pembelajaran bagi para santri.

Pendiri Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan, M. Jaeni Nurjamil, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat. “Alhamdulillah, kami mendukung sepenuhnya program swasembada pangan ini. Sebagai penerima manfaat, kami juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi kepada para santri mengenai teknik bercocok tanam,” ujarnya.

Dari total enam hektare lahan, tiga hektare telah digarap dan ditanami jagung, sementara tiga hektare lainnya sedang dalam tahap persiapan. Meski demikian, seluruh proses pengolahan lahan hingga penanaman sejauh ini masih dilakukan secara manual oleh para santri bersama masyarakat sekitar.

“Insyaallah, lahan ini akan memberikan manfaat besar dan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah. Kami berharap program ini terus berkembang dan semakin menguatkan semangat gotong royong di masyarakat,” tambahnya.

Meski program ini berjalan lancar, beberapa kendala teknis masih dihadapi, seperti keterbatasan alat untuk pengolahan lahan. Jaeni mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat menyediakan peralatan seperti mesin pemotong rumput, alat semprot, dan vitamin tanaman untuk mendukung keberhasilan program.

“Sejauh ini, semua pengerjaan masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Dengan dukungan alat-alat yang memadai, saya yakin hasilnya akan lebih optimal,” jelasnya.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pesantren dapat berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan. Pesantren yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan agama kini juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat mampu menciptakan solusi bagi tantangan nasional. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa demi mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.



Sumber : Pendim 0612/Tsm, dan https://priangan.tribunnews.com/2025/01/21/polres-tasikmalaya-kota-dan-ponpes-al-ashriyyah-nurul-ihsan-sinergi-tanami-lahan-untuk-swasembada

Menghidupkan Desa dengan Ubi dan Tales: Babinsa Koramil 1205/Rajapolah Bersama Poktan Anugrah

Babinsa Koramil 1205/Rajapolah
Perawatan Ubi Jalar dan Tales 

Tasikmalaya, 21 Januari 2025 – Sebuah kolaborasi harmonis antara Babinsa Koramil 1205/Rajapolah dan Poktan Anugrah Desa Karangmulya tengah membangun mimpi besar dari lahan pertanian. Bertempat di Kampung Pesantren, Desa Karangmulya, Kecamatan Jamanis, kegiatan perawatan ubi jalar dan tales ini bukan hanya soal hasil tani, tetapi juga tentang harapan dan kemandirian masyarakat.

Serda Andrian Oktora, Babinsa Desa Karangmulya, bersama para petani Poktan Anugrah, dengan semangat gotong-royong melakukan perawatan tanaman ubi jalar unggulan jenis Asban dan Manohara. Dua jenis ini dikenal memiliki kualitas premium dengan potensi pasar yang menjanjikan. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pengambilan bibit tales Pratama, yang menjadi simbol keberlanjutan agribisnis lokal.

Menghidupkan Lahan, Menghidupkan Asa

Di tengah tantangan modernisasi, keberadaan pertanian sering kali dianggap usang. Namun, di Desa Karangmulya, pertanian justru menjadi episentrum perubahan. Ubi jalar dan tales bukan sekadar komoditas, tetapi lambang kerja keras dan ketahanan pangan di tengah dinamika zaman.

Serda Andrian mengungkapkan, “Ini bukan hanya soal bercocok tanam, tetapi soal membangun kemandirian. Petani kita adalah pahlawan yang menjaga desa tetap hidup dengan hasil bumi mereka.”

Di sisi lain, Poktan Anugrah terus berinovasi. Pemilihan jenis Asban dan Manohara dilakukan karena ketahanannya terhadap cuaca ekstrem dan nilai ekonomisnya yang tinggi. Sementara itu, bibit tales Pratama disiapkan untuk mendukung diversifikasi hasil pertanian di Desa Karangmulya.

Langkah Nyata untuk Masa Depan Desa

Kampung Pesantren menjadi saksi bahwa sinergi antara TNI melalui Babinsa dan kelompok tani dapat menciptakan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Kerja sama ini membuktikan bahwa kemajuan tidak selalu dimulai dari teknologi canggih, tetapi dari ketulusan dan kerja keras di ladang.

Semangat ini juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memberdayakan potensi lokal. Dari ubi hingga tales, semuanya berakar pada harapan akan desa yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.

Dengan optimisme yang terus ditanam, Desa Karangmulya membuktikan bahwa hal besar bisa dimulai dari hal sederhana—tanah yang digarap dengan cinta dan semangat gotong-royong yang tak pernah pudar.






Sumber : Pendim 0612/Tsm, dan Koramil 1205/Rajapolah

DI ANTARA NAMA-NAMA YANG TAK LAGI BERSUARA, PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG XXIII KODIM 0612/TASIKMALAYA MENITIPKAN DOA DI TMP KAROENG

Tabur Bunga Di Salahsatu Makam Pahlawan Karoeng Kota Tasikmalaya  Tasikmalaya — Pagi itu tidak sekadar dingin. Ia membawa sunyi yang berbeda...