Powered By Blogger

Jumat, 10 Oktober 2025

Bakti Sosial Persit Kodim 0612/Tasikmalaya di Manggungjaya: Saat Doa dan Haru Menyatu dalam Kebaikan

Bakti Sosial
Penerima Manfaat Baksos Sedang Mendoakan 

Jumat Siang 10 Oktober 2025 di Desa Manggungjaya , Kecamatan Rajapolah, terasa berbeda dari biasanya. Langit teduh seolah ikut menyambut langkah penuh kepedulian rombongan Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya, Ny. Fara Yan Octa Rombenanta, yang datang bersama Danramil 1205/Rajapolah Kapten Inf Syamsul Alam dan Ketua Persit Ranting VI, Ny. Ani Syamsul Alam.

Dalam kegiatan bakti sosial yang digelar sederhana namun sarat makna itu, Persit Kodim 0612/Tasikmalaya menyerahkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di Kampung Margasari dan Kampung Sukajadi, Desa Manggungjaya.

Para penerima bantuan di antaranya Ibu Titin, Ibu Tuti Setiawati, Raka  anak penyandang tuna rungu dan tuna wicara, serta Ibu Engkoy dan Bapak Ate yang kini tengah berjuang melawan keterbatasan fisik. Paket bantuan diserahkan langsung oleh rombongan dengan penuh kehangatan dan senyum tulus.

Momen paling menyentuh terjadi ketika para penerima manfaat memanjatkan doa bersama. Suara lirih penuh syukur dan mata yang berkaca-kaca menciptakan suasana haru yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Tak ada jarak antara pemberi dan penerima  hanya rasa kebersamaan yang mengalir lembut di tengah kegiatan itu.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh ketenangan. Para anggota Persit tampak kompak dan sigap dalam membantu, sementara masyarakat sekitar ikut menyaksikan dengan rasa bangga dan terharu.

Melalui kegiatan ini, Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu ditandai dengan kemewahan, tetapi dengan keikhlasan hati untuk hadir dan berbagi. Di balik senyum dan doa yang terucap, tersimpan makna besar tentang kemanusiaan: bahwa kebaikan sekecil apa pun akan selalu meninggalkan jejak yang abadi.


Sumber : Koramil 1205/Rajapolah 

Kamis, 04 September 2025

Dari Desa Sukaraja untuk Bangsa: Doa, Maulid Nabi, dan Jejak Kepedulian

Bersama Mahasiswa KKN Cipasung


Rajapolah – Kamis pagi, 4 September 2025, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, berubah menjadi pusat kebersamaan. Lapangan desa yang biasanya dipenuhi anak-anak bermain bola, hari itu disulap menjadi ruang spiritual tempat doa-doa dipanjatkan, selawat dilantunkan, dan harapan dikumpulkan dalam kegiatan Doa Bersama dari Desa untuk Bangsa sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara ini menjadi momen yang menyatukan banyak pihak. Hadir perwakilan Camat Rajapolah, Babinsa Sertu Hariyanto mewakili Danramil 1205/Rajapolah, perwakilan Kapolsek Rajapolah, Ketua MUI Kecamatan Abdul Gaos, Kepala Desa Sukaraja Asep Nandang, S.Pd.I, jajaran lembaga desa, para ajengan, kyai, ustadz-ustadzah, serta masyarakat umum. Semua berkumpul tanpa sekat, menyatu dalam doa yang dipimpin Ustad Cecep Gaots Syihabuddin.

Yang menarik, mahasiswa KKN dari Cipasung juga hadir. Kehadiran mereka memberi warna berbeda membaur dengan warga, ikut dalam barisan doa, sekaligus menjadi simbol keterhubungan generasi muda dengan tradisi desa. Mereka membawa semangat baru bahwa nilai religius dan kepedulian sosial bukan hal usang, melainkan bekal untuk masa depan.

Selain doa bersama, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Wajah polos yang tersenyum saat menerima santunan menjadi pengingat sederhana: bahwa inti ajaran Nabi adalah kepedulian yang nyata, bukan sekadar kata-kata.

Babinsa Sertu Hariyanto dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kebersamaan semacam ini adalah kekuatan bangsa. “Peringatan Maulid Nabi tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan dan membangun kekuatan spiritual masyarakat,” ucapnya.

Acara berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Dari aparat, tokoh agama, mahasiswa, hingga warga biasa semua larut dalam satu irama yang sama: doa, kebersamaan, dan cinta pada Nabi Muhammad SAW.

Dari Desa Sukaraja di Rajapolah, pada 4 September 2025, tersampaikan pesan yang jernih: bangsa ini bisa kuat bukan hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan doa dan kepedulian yang lahir dari hati rakyatnya.


Selasa, 15 Juli 2025

Pangdam III/Siliwangi Hadiri Tasikmalaya Expo & Babinsa Award di Bandung: Kodim 0612/Tasikmalaya Torehkan Prestasi dan Cetak Rekor MURI

Pangdam III/Siliwangi
Pangdam III/Siliwangi 
Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP

Bandung, 14 Juli 2025  Dalam suasana penuh semangat membangun daerah, Graha Manggala Siliwangi Bandung menjadi saksi gelaran spektakuler Tasikmalaya Expo & Babinsa Award 2025, yang digagas oleh Kodim 0612/Tasikmalaya dalam rangka memperingati HUT Kodam III/Siliwangi. Acara ini tak hanya menjadi ruang pamer potensi lokal, namun juga pentas penghargaan bagi para Babinsa yang telah membumikan makna pengabdian di tingkat desa.

Puncak kegiatan dihadiri langsung oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si, CHRMP didampingi Kasdam,Irdam,Kapoksahli, Danrem 062/Tarumanagara, dan para pejabat utama Kodam. Turut hadir pula tokoh nasional dan daerah seperti Wali Kota dan Bupati Tasikmalaya, anggota DPR RI, Kadin Jabar, hingga Kesbangpol Provinsi Jawa Barat. Lebih dari 150 peserta memadati lokasi, mencerminkan besarnya antusiasme terhadap kolaborasi pembangunan berbasis potensi lokal.


Tasikmalaya Expo: Menyulut Api Semangat UMKM

Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menekankan bahwa Tasikmalaya Expo bukan sekadar pameran, melainkan etalase perjuangan ekonomi rakyat. "Kegiatan ini menunjukkan bahwa TNI, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bisa bersatu untuk mengangkat kekuatan ekonomi lokal. Ini lebih dari sekadar pameran ini adalah panggilan untuk bangkit bersama," ujar Pangdam.

Kodim 0612/Tasikmalaya melalui Expo ini mendorong geliat UMKM dan kearifan lokal untuk naik kelas, sejalan dengan semangat “Babinsa Membangun Daerah” yang menjadi tema besar tahun ini.


Babinsa Award: Membumikan Peran TNI di Tengah Masyarakat

Lebih dari itu, momentum Babinsa Award 2025 menjadi magnet utama. Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos, memimpin langsung jalannya penghargaan yang diberikan kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) berprestasi. Mereka dinilai atas dedikasi luar biasa dalam pembinaan wilayah, ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan pemberdayaan masyarakat.

Para nominasi disaring dari berbagai wilayah, dengan sejumlah kategori mulai dari kinerja terbaik hingga stand Koramil terbaik. Momen paling mengharukan hadir saat penghargaan Juara Utama Babinsa diberikan dan dilanjutkan dengan pengumuman Rekor MURI yang diraih oleh Kodim 0612/Tasikmalaya.


Cetak Sejarah: Kodim 0612/Tasikmalaya Raih Rekor MURI

Tepat di momen puncak Babinsa Award, Kodim 0612/Tasikmalaya berhasil mencatatkan diri dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan konsistensi dalam membina Babinsa sebagai motor penggerak pembangunan desa secara terukur dan berdampak.

Rekor ini menjadi simbol keberhasilan pendekatan TNI di tingkat akar rumput, sekaligus bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kinerja para Babinsa. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” sebagai bentuk pengabdian yang tak lekang oleh waktu.


Sinergi yang Membumi, Penghargaan yang Menginspirasi

Dengan rangkaian acara yang padat namun sarat makna mulai dari video dokumenter, tari persembahan, sambutan inspiratif, hingga penghargaan demi penghargaan Tasikmalaya Expo dan Babinsa Award 2025 bukan hanya agenda seremonial. Ia adalah panggung kolaborasi lintas elemen untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

Melalui sinergi Babinsa, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM, Tasikmalaya menunjukkan bahwa kekuatan pembangunan tidak melulu soal anggaran besar, melainkan soal hati yang tulus dan semangat yang tidak pernah padam.


Jumat, 11 Juli 2025

Prajurit Teladan Kodim 0612/Tasikmalaya Berangkat Umrah, Dandim: Ini Bentuk Apresiasi dan Motivasi

Prajurit Teladan
Pemberangkatan Ibadah Umrah Prajurit Teladan
Kodim 0612/Tasikmalaya 

Tasikmalaya, 11 Juli 2025 – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya pagi ini. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos, secara resmi melepas keberangkatan Kapten Czi Rohadi, Danramil 1225/Cipatujah, untuk menjalankan ibadah Umrah ke Tanah Suci.

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan penghargaan tulus atas dedikasi dan integritas Kapten Czi Rohadi yang telah terpilih sebagai Prajurit Teladan dan Terbaik Kodim 0612/Tsm.

Dihadiri oleh para perwira staf, anggota TNI, PNS, dan keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya, acara pelepasan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa bangga atas pengabdian Kapten Czi Rohadi yang dinilai mampu menjadi teladan dalam sikap, tugas, dan tanggung jawab sehari-hari.

“Pemberangkatan ibadah Umrah ini bukan hanya bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tugas,” ungkap Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos.

Sementara itu, Kapten Czi Rohadi yang mendapat kepercayaan menjalankan ibadah Umrah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan mulia ini. Ia menegaskan akan membawa semangat pengabdian dan menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari Tanah Suci.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Komando serta seluruh keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya. Ini bukan hanya kehormatan pribadi, tapi juga amanah yang akan saya jaga sebaik-baiknya,” ujar Kapten Czi Rohadi.

Program penghargaan berupa Umrah ini menjadi cerminan nyata bahwa keteladanan dalam tugas bukan hanya diakui, tetapi juga diberi ruang untuk disyukuri. Di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit, nilai-nilai keimanan tetap dijunjung tinggi sebagai pondasi utama dalam pengabdian.

Dengan langkah yang ringan dan hati yang mantap, Kapten Czi Rohadi melangkah menuju Tanah Suci membawa nama baik Kodim 0612/Tasikmalaya dan semangat keteladanan yang diharapkan mampu menginspirasi prajurit lainnya.


Minggu, 29 Juni 2025

TPT Longsor di Taraju, Satu Anak Meninggal Dunia: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem


Longsor di Taraju
Lokasi Penyelamatan Korban 

Taraju, Tasikmalaya – Sabtu, 28 Juni 2025

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Taraju sejak pagi mengakibatkan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di kawasan pemukiman warga Kampung Mekarjaya RT 043/001, Desa Cikubang, mengalami longsor pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tersebut berdampak pada dua rumah warga dan menutup jalur lingkungan sekitar.

Lebih tragis lagi, dalam insiden tersebut dilaporkan satu anak meninggal dunia akibat tertimpa material longsoran. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa musim hujan di wilayah perbukitan seperti Taraju menyimpan risiko tinggi, terutama bagi permukiman yang berada di area lereng dan tepi tebing.


Respons Cepat Aparat dan Masyarakat

Informasi awal diterima oleh petugas sekitar pukul 19.30 WIB melalui laporan dari anggota Linmas dan Kepala Desa Cikubang. Tanggap darurat langsung dilakukan oleh unsur desa, Babinsa, anggota Polsek Taraju, serta masyarakat setempat yang bergotong royong membantu mengevakuasi area terdampak dan mensterilkan lokasi.

Babinsa Desa Cikubang segera melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah desa, dan relawan setempat. Upaya penyelamatan serta pendataan dilakukan dengan cepat dan penuh kehati-hatian di tengah kondisi tanah yang masih labil.


Jalan Tertutup, Warga Dihimbau Waspada

Longsoran yang terjadi menyebabkan akses jalan lingkungan tertutup sepenuhnya oleh material tanah dan puing TPT. Hingga saat ini, belum ada laporan pengungsian massal, namun pihak aparat dan relawan tetap berjaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.

Masyarakat sekitar dihimbau untuk tidak panik namun tetap waspada, terutama saat hujan kembali turun. Kondisi geografis dengan kontur tanah rawan longsor membuat area ini perlu perhatian ekstra, baik dari segi pemetaan risiko maupun mitigasi jangka panjang.


Langkah Ke Depan: Kesadaran Bencana Adalah Tanggung Jawab Bersama

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya tugas satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif antara warga, pemerintah, dan seluruh unsur pengaman wilayah. Ke depan, perlindungan terhadap infrastruktur pemukiman yang berada di titik rawan harus ditingkatkan, termasuk edukasi kebencanaan di tingkat keluarga dan komunitas.

Musibah tidak pernah diundang, namun sikap waspada dan terorganisir bisa menjadi benteng penyelamat. Kesedihan atas kehilangan nyawa seorang anak dalam peristiwa ini menjadi luka bersama, dan sekaligus pengingat agar setiap elemen masyarakat lebih sigap menjaga keselamatan lingkungan sekitarnya.


Sabtu, 28 Juni 2025

Semangat Tarung Drajat Menggema di Dadaha: 140 Peserta Tunjukkan Sportivitas Sejati dalam Kejursat Se-Tasikmalaya 2025

Tarung Drajat
Antusiasme Peserta Dari 17 Satuan Latihan
Se-Tasikmalaya 


Tasikmalaya – Sabtu, 28 Juni 2025

GOR Susi Susanti, yang berdiri kokoh di tengah Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, kembali menjadi panggung semangat juang dan persaudaraan. Kali ini, lewat Kejuaraan Antar Satlat (Kejursat) Tarung Drajat Se-Tasikmalaya Tahun 2025, yang resmi dibuka dengan antusiasme tinggi dari 140 peserta dari 17 satuan latihan (Satlat) se-Tasikmalaya.

Lebih dari sekadar turnamen, Kejursat ini menjadi ruang tumbuh generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga tangguh dalam karakter. Tarung Drajat, sebagai olahraga asli Indonesia, kembali membuktikan bahwa kekuatan sejati bukan hanya soal otot, tapi juga soal integritas, solidaritas, dan nilai kemanusiaan.


Bukan Sekadar Pertarungan, Tapi Perayaan Disiplin dan Persaudaraan

Acara pembukaan berlangsung sejak pagi dengan suasana tertib dan penuh semangat. Peserta dari berbagai daerah Tasikmalaya hadir mengenakan seragam kebanggaan masing-masing, membawa energi yang sama: bertarung dengan sikap ksatria dan sportif.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan tokoh olahraga daerah. Mewakili banyak pihak dari wilayah Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya, kehadiran mereka memperkuat komitmen bersama untuk terus mendorong pembinaan olahraga bela diri yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.


Tarung Drajat, Olahraga yang Menyatukan Banyak Nilai

Lebih dari seni bela diri, Tarung Drajat adalah sistem pendidikan fisik dan mental. Di dalamnya, terkandung filosofi untuk menghormati lawan, menghargai proses, dan membentuk ketangguhan yang membumi. Kejursat ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan lintas usia, wilayah, bahkan profesi—semua bersatu lewat gerakan, semangat, dan tujuan yang sama.

Sebagai ajang pembinaan, Kejursat bukan hanya melahirkan atlet, tetapi juga calon pemimpin masa depan yang memiliki mental petarung dan sikap pantang menyerah.


Dari Tasikmalaya untuk Indonesia: Membangun Karakter Lewat Bela Diri

Kegiatan Kejursat Tarung Drajat 2025 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, melainkan menjadi fondasi kuat dalam pembangunan karakter generasi muda di Tasikmalaya. Terlebih, semangat yang dibangun dalam arena juga mencerminkan nilai-nilai lokal yang menjunjung tinggi kebersamaan dan etika.

Di tengah tantangan zaman yang penuh distraksi, hadirnya Kejursat ini adalah pesan kuat: bahwa olahraga bela diri tetap relevan, membumi, dan mampu menjadi sarana pembentukan jati diri yang kokoh.

Dari arena Tarung Drajat di Dadaha, semangat petarung sejati kembali digemakan. Bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk membangun diri, komunitas, dan masa depan yang lebih kuat.


Tebing Longsor di Tapal Kuda Salawu, Akses Jalan Nasional Tertutup Sementara

 

Longsor di Tapal Kuda Salawu
Kolaborasi Pemulihan Di Tempat Longsor 

Tasikmalaya – Sabtu, 28 Juni 2025

Hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sejak dini hari menyebabkan tebing longsor di jalur utama penghubung Garut–Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Tapal Kuda, Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu. Material longsoran menutup seluruh badan jalan, mengakibatkan akses tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.10 WIB, sesaat setelah laporan awal diterima oleh aparat pada pukul 06.20 WIB melalui telepon dari seorang pengendara motor yang melintas di lokasi. Babinsa setempat segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi cepat bersama relawan serta aparat desa.


Respons Cepat di Tengah Ancaman Alam

Bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun, longsoran tanah dan bambu cukup tebal dan luas hingga menutupi seluruh permukaan jalan. Meski kondisi saat kejadian relatif sepi, potensi bahayanya tinggi, mengingat jalur tersebut adalah akses vital bagi masyarakat dan kendaraan antarkota.

Babinsa bersama unsur masyarakat, relawan, dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum telah mulai melakukan upaya pembersihan material longsor. Dalam tahap awal, dilakukan evakuasi manual untuk membuka sebagian jalur agar kendaraan darurat bisa melintas.


Kondisi Terkini dan Imbauan

Hingga laporan ini disusun, jalan belum dapat dilalui baik dari arah Singaparna menuju Garut maupun sebaliknya. Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur tersebut sementara waktu dan mencari alternatif rute lain hingga proses pembersihan selesai dan kondisi dinyatakan aman.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di wilayah dengan kontur pegunungan dan tebing curam seperti Kecamatan Salawu. Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu pemicu utama kejadian longsor, khususnya di area yang belum diperkuat secara struktural.


Langkah Kolaboratif untuk Pemulihan

Dalam situasi darurat ini, kolaborasi lintas unsur sangat diandalkan. Mulai dari masyarakat lokal, aparat kewilayahan, hingga dinas teknis bergerak bersama tanpa menunggu komando pusat. Respon awal cepat menjadi faktor kunci dalam mencegah risiko lebih besar dan mempercepat pemulihan akses jalan.

Ke depan, mitigasi bencana dan penguatan struktur tanah di jalur rawan longsor perlu ditingkatkan agar kejadian serupa dapat dihindari. Musim hujan tak hanya membawa air, tapi juga peringatan: bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama.

DI ANTARA NAMA-NAMA YANG TAK LAGI BERSUARA, PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG XXIII KODIM 0612/TASIKMALAYA MENITIPKAN DOA DI TMP KAROENG

Tabur Bunga Di Salahsatu Makam Pahlawan Karoeng Kota Tasikmalaya  Tasikmalaya — Pagi itu tidak sekadar dingin. Ia membawa sunyi yang berbeda...